NPR secara resmi menarik laporan keliru pada Selasa, 30 Juni 2026, setelah koresponden Mahkamah Agung Nina Totenberg salah memberitakan bahwa Hakim Samuel Alito akan pensiun.

Berita yang salah tersebut dengan cepat menyebar ke berbagai media sebelum juru bicara Mahkamah Agung membantah klaim itu.

>>> Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS

NPR pun terpaksa menghapus artikel dan menyiarkan koreksi di udara dalam hitungan menit.

Totenberg kemudian mengambil tanggung jawab penuh atas insiden itu dalam siaran sore program "All Things Considered" NPR.

"Ini sepenuhnya kesalahan saya. Bukan kesalahan orang lain," ujar Totenberg.

Jurnalis veteran itu menjelaskan bahwa ia terburu-buru keluar dari ruang sidang pada hari yang padat dengan pengumuman opini dan salah mendengar pernyataan mengenai pengumuman pensiun yang akan datang oleh Ketua Mahkamah Agung John Roberts.

Ia secara keliru mengaitkannya secara khusus dengan Alito yang berusia 76 tahun.

Dalam email permintaan maaf yang ditujukan kepada Hakim Alito, Totenberg menulis, "Tidak ada kata-kata yang cukup untuk meminta maaf atas kesalahan hari ini dalam melaporkan pensiun Anda.

Ini sepenuhnya salah saya. Saya bertanya kepada seseorang apa yang terjadi di dalam, dan jawabannya adalah 'pengumuman pensiun.'

Saya tidak mendengar huruf 's' pada 'pengumuman,' dan saya berasumsi sesuatu yang tidak boleh dilakukan reporter, bahwa Anda pensiun."

Totenberg, yang telah meliput pengadilan tertinggi sejak 1975, menyatakan penyesalan mendalam atas situasi tersebut dan mengatakan belum menerima tanggapan dari hakim.

"Ini adalah kesalahan profesional terburuk dalam lebih dari 50 tahun saya di jurnalisme.

Saya bisa melanjutkan, tapi saya tidak tahu apa lagi yang harus dikatakan selain saya sangat, sangat menyesal," tambah Totenberg.