Gelombang panas ekstrem melanda Amerika Serikat menjelang libur panjang Hari Kemerdekaan 4 Juli. Lebih dari 44 juta orang diperkirakan akan mengalami suhu di atas 100 derajat Fahrenheit.

Menurut Fox Weather, lebih dari 20 negara bagian akan mencatat suhu mencapai 100 derajat Fahrenheit pekan ini.

>>> Anna Dawson, Pemeran Violet di Keeping Up Appearances, Meninggal di Usia 88

Secara total, lebih dari 230 juta warga AS akan merasakan suhu di atas 90 derajat saat negara itu merayakan hari jadinya yang ke-250.

Wilayah Paling Terdampak

Gurun Barat Daya menjadi wilayah dengan suhu tertinggi. Bullhead City, Arizona, dan Calexico, California, diprediksi mencapai 107 derajat Fahrenheit.

Pemerintah setempat menyediakan acara dalam ruangan dan berbasis air untuk membantu keluarga mendinginkan diri. Di Dataran Selatan, Oklahoma City dan Dallas diperkirakan menyentuh angka 100 derajat.

Kota-kota besar di Pantai Timur seperti Philadelphia telah membuka pusat pendingin umum untuk menghadapi suhu ekstrem.

>>> Pendapatan Turun 5,9%, Sennheiser Tetap Investasi Riset Rp 911 Miliar

NBC Connecticut melaporkan bahwa kelembapan tinggi dan panas intens akan melanda New England mulai Rabu.

Peringatan Panas Ekstrem telah dikeluarkan untuk seluruh negara bagian Connecticut dari Rabu hingga Sabtu.

Suhu terasa di wilayah Connecticut diproyeksikan mencapai 105 hingga 110 derajat Fahrenheit pada Kamis dan Jumat.

>>> Driver Ojol Resmi Jadi Pelaku Usaha Mikro per 1 Juli 2026

Badai petir sore yang tersebar mungkin memberikan keringanan sementara di Pantai Timur, tetapi bisa mengganggu aktivitas liburan di luar ruangan.