Rockstar Games, pengembang di balik GTA 6, menyatakan akan mengatur pertemuan dengan perwakilan serikat pekerja setelah para pengembang di Inggris meminta pengakuan resmi.

Permintaan ini muncul di tengah tuduhan praktik anti-serikat pekerja setelah perusahaan memecat 31 pekerja pada 2025, yang sebagian besar merupakan anggota serikat atau berencana membentuknya.

>>> Kritik Pedas Internal Pragmata: Developer Dianggap 'Tidak Kompeten' dalam Level Design

Para pengembang yang tergabung dalam Rockstar Game Workers Union menuntut transparansi upah, praktik crunch yang lebih adil, dan pengaturan kerja yang lebih fleksibel.

Mereka menyebut momen ini sebagai tonggak sejarah bagi serikat pekerja di industri game, berharap dapat bergabung dengan ZA/UM sebagai salah satu serikat yang diakui secara formal.

Tanggapan Rockstar

Dalam pernyataan kepada IGN, Rockstar menegaskan komitmennya menyediakan lingkungan kerja kelas dunia dan peluang karier bagi tim berbakat.

>>> Leon Marchand Mundur dari Kejuaraan Renang Prancis karena Cedera

Perusahaan mengklaim telah membangun budaya yang berfokus pada kerja sama tim, keunggulan, dan kebaikan, serta memberikan kompensasi dan tunjangan yang kompetitif.

Rockstar juga menyebut tingkat retensi karyawannya jauh di atas standar industri, meskipun klaim ini kontras dengan situasi pemecatan sebelumnya.

Yang terpenting, Rockstar menyatakan telah menerima permintaan diskusi tentang pengakuan sukarela dan akan mengatur pertemuan, menghargai dialog terbuka dengan semua pemangku kepentingan.

>>> Hubert Hurkacz Tantang Sebastian Ofner di Babak Kedua Wimbledon 2026

Sementara itu, sengketa hukum Rockstar dengan Independent Workers' Union of Great Britain masih berlangsung.