Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Pemerintah meluncurkan sejumlah program pendidikan baru, yaitu Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Ketiganya merupakan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, merata, dan terjangkau bagi seluruh anak Indonesia.
>>> Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Meski sama-sama bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan, ketiga program ini lahir untuk menjawab persoalan yang berbeda. Masing-masing memiliki karakteristik, target sasaran, dan fasilitas yang berbeda.
Apa Itu Sekolah Rakyat?
Sekolah Rakyat adalah program pendidikan berasrama gratis dan bermutu bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sekolah Rakyat mengembangkan pendekatan pembelajaran adaptif dan inklusif.
Salah satu inovasinya adalah sistem multi-entry, multi-exit yang memungkinkan siswa masuk dan menyelesaikan pendidikan sesuai kesiapan dan capaian belajarnya, tanpa tes akademik sebagai satu-satunya prasyarat.
Kurikulum dirancang fleksibel dengan dukungan layanan pendampingan, termasuk intervensi sosial dan psikologis. Berbeda dari sekolah negeri pada umumnya, Sekolah Rakyat menerapkan sistem berasrama dengan biaya pendidikan ditanggung negara.
Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang menghadapi hambatan besar untuk memperoleh pendidikan berkualitas.
Hingga April 2026, Sekolah Rakyat telah menjangkau hampir 15.000 siswa di 166 lokasi di 36 provinsi, dengan lebih dari 2.500 tenaga pendidik dan kependidikan.
Apa Itu Sekolah Garuda?
Sekolah Garuda diperkenalkan secara resmi pada awal Oktober 2025 di 16 titik di seluruh Indonesia.
Program ini berfokus mencetak bibit unggul dan pemimpin masa depan, terutama di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) untuk daya saing global.
>>> Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Update Terbaru
Gandeng Ulama, Pemkot Surabaya Targetkan Cakupan Imunisasi Anak Tembus 90 Persen
Rabu / 01-07-2026, 13:01 WIB
Kata-kata Didier Deschamps ke Kylian Mbappe Bawa Prancis Mulus Hampir ke Final Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Deschamps Beri Hormat Khusus Usai Mbappe Bikin Dua Gol ke Gawang Swedia
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Vasektomi Tak Ganggu Fungsi Seksual Pria, Ini Penjelasan Ahli
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin di Hanoi hingga 2028
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Inggris Siapkan Adu Penalti Hadapi RD Kongo di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Nano Machine Chapter 319 Siap-Siap Panas! Ini Hal yang Perlu Diingat
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Daftar Wilayah Masuk Puncak Musim Kemarau Juli 2026, Waspada Dampaknya
Rabu / 01-07-2026, 12:57 WIB
Beli Tiket ARTJOG 2026 Lewat BRImo, Dapat Diskon 15 Persen
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
DPR Hormati Putusan MK yang Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Rakyat
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Haaland Jadi Pahlawan, Norwegia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Neraca Perdagangan RI Defisit US$1,61 Miliar pada Mei 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Cara Cek Tilang Elektronik ETLE Online via HP, Jangan Sampai STNK Diblokir
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Pemprov Jateng Usulkan 1.000 Formasi CPNS 2026, Prioritas Tenaga Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB






