Presiden Prabowo Subianto mengingatkan Polri untuk tidak cepat berpuas diri. Tantangan ke depan dinilai semakin berat.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam amanatnya di Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan Brimob Polri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Rabu (1/7).

>>> 3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek

Prabowo menyebut dunia saat ini dipenuhi konflik dan ketegangan. Kondisi perang yang terus terjadi pasti berdampak pada Indonesia.

"Kejahatan semakin canggih dan terus berubah, ancaman berubah. Teknologi dapat juga dipakai dengan maksud-maksud yang jahat, dengan demikian cara kerja kita juga harus menyesuaikan," ujarnya.

Ia mengingatkan kejahatan seperti narkotika dan judi online masih menjadi ancaman. Kasus perdagangan orang, terorisme, korupsi, penyelundupan ilegal, hingga white collar crime harus terus diberantas.

>>> Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan

Prabowo mengapresiasi Polri yang telah mengungkap ribuan kasus narkotika dan judi online. Ia juga memuji keberhasilan mempertahankan nol insiden terorisme dalam beberapa tahun terakhir.

Kendati demikian, ia mewanti-wanti agar Polri tidak lengah.

"Rakyat kita masih menderita kemiskinan dan kemiskinan ini akibat langsung dari korupsi, dari penyelundupan dan dari kegiatan-kegiatan ekonomi ilegal.

>>> Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026

Karena itu tantangan saudara, tantangan kita semua, masih besar dan masih banyak," tegasnya.