Elon Musk Marah Besar Usai Dihadapkan Fakta Korban Pemotongan Dana USAID
Elon Musk bereaksi keras setelah seorang jurnalis memenuhi tantangannya untuk menyebutkan nama korban pemotongan dana badan bantuan AS, USAID.
Akhir pekan lalu, Musk secara terbuka menantang siapa pun untuk 'menyebutkan satu nama orang yang meninggal' akibat kebijakannya membongkar USAID pada awal masa pemerintahan Trump kedua.
>>> FF Free Fire Beta v18.6 APK NEXA Kipas ModFYP: Perbedaan, Kelebihan, dan Kekurangan
Perwakilan Ro Khanna (D-CA) sebelumnya menyebut pemotongan itu sebagai 'hukuman mati bagi sekitar 4,5 juta anak di seluruh dunia'.
Jurnalis pemenang Pulitzer dan kolumnis New York Times, Nicholas Kristof, menerima tantangan tersebut.
Ia dengan cermat mendaftarkan identitas anak-anak dan bahkan seorang bayi yang meninggal di Liberia dan Sudan Selatan.
'Saya bisa terus dan terus,' tulis Kristof.
'Di hampir setiap desa yang Anda kunjungi di Sudan Selatan, Uganda, Liberia, Sierra Leone, atau negara lain yang saya laporkan, Anda menemukan orang-orang sekarat karena pemotongan bantuan.'
Musk tidak terima. Pada Senin, ia melontarkan cuitan penuh makian.
'Kristof benar-benar jahat,' tulis Musk tanpa bukti. 'Kristof berbohong,' tambahnya dalam cuitan terpisah.
Orang terkaya di dunia itu terus mengulangi pesan serupa. 'Tidak ada yang benar dari apa yang dikatakan Kristof,' cuit Musk.
'Dia benar-benar sampah dan pembohong.'
Ini bukan pertama kalinya Musk menghina kritikusnya. Ia memiliki catatan panjang melontarkan hinaan pribadi saat dihadapkan pada konsekuensi tindakannya.
>>> Cara Gratis Dapatkan Skin Spesial Kolaborasi Mobile Legends x Street Fighter 6
Warganet juga menunjukkan bahwa Musk pernah salah tentang COVID-19, bertaruh 1 juta dolar bahwa pandemi akan segera mereda, dan bereaksi berlebihan saat kematian melonjak.
Update Terbaru
11 Antagonis Anime yang Diinginkan Fans untuk Berpihak
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Naruto Akan Tampil dalam Pertunjukan Ninja Tanpa Dialog di Teater Bersejarah Kyoto pada 2027
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Obat Asma Umum Berpotensi Bantu Lawan Kanker, Studi Terbaru Ungkap
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Rekomendasi Sunscreen yang Memutihkan Wajah, dari Wardah hingga Anessa
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Parfum Murah di Indomaret untuk Hijabers, Wangi Segar Tahan Lama
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Rekam Jejak Samin Tan, Pengusaha Tambang yang Terjerat Kasus Korupsi BBM PT PPN
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Purbaya Minta Dirjen Anggaran Baru Bentuk Tim Awasi Belanja Negara
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Iran Peringatkan Israel: Ancaman terhadap Khamenei Akan Dibalas Tindakan Tegas
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Said Iqbal Minta Danantara Dorong Himbara Beri Modal Rp400 M ke PT Pakerin
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Projo Sebut Ada Kelompok Gelisah dengan Blusukan Jokowi di Lampung
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB






