Iran Peringatkan Israel: Ancaman terhadap Khamenei Akan Dibalas Tindakan Tegas
Ketegangan antara Iran dan Israel kembali memanas setelah Menteri Pertahanan Israel Israel Katz melontarkan ancaman terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memberikan peringatan keras. Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan memaafkan setiap bentuk intimidasi terhadap kepemimpinannya.
>>> Said Iqbal Minta Danantara Dorong Himbara Beri Modal Rp400 M ke PT Pakerin
"Jika mereka mengabaikan majikan mereka, kami akan memberi mereka pelajaran.
Ancaman apa pun terhadap rakyat dan kepemimpinan kami akan dibalas dengan tanggapan keras dan segera," ujar Araghchi, Kamis (2/7).
Araghchi juga menyoroti peran Amerika Serikat dalam konflik ini. Menurutnya, Washington seharusnya bisa memberikan tekanan kepada Israel sebagai sekutu dekat Tel Aviv.
"POTUS (Presiden AS Donald Trump) telah berkomitmen untuk membungkam 'hewan peliharaan' mereka di Tel Aviv," ungkap Araghchi.
Ancaman Katz terhadap Kepemimpinan Iran
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan di negara musuh tidak akan mengubah kebijakan keamanan Israel.
Katz menyatakan bahwa siapa pun pemimpin yang meneruskan kebijakan yang dianggap mengancam Israel akan tetap menjadi sasaran, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.
>>> Projo Sebut Ada Kelompok Gelisah dengan Blusukan Jokowi di Lampung
"Pemimpin mana pun yang ditunjuk oleh musuh untuk melanjutkan rencana menghancurkan negara dan mengancam dunia bebas akan menjadi target mutlak untuk dilenyapkan," ujar Katz.
Konfrontasi pernyataan ini memperpanjang ketegangan yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Hubungan Iran dan Israel semakin memanas sejak serangkaian serangan yang saling diklaim kedua belah pihak.
Mojtaba Khamenei dilantik sebagai pemimpin Iran awal tahun ini setelah menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan udara.
Sejak menjabat, ia belum tampil langsung di hadapan publik dan komunikasi resminya disampaikan melalui pesan tertulis yang dibacakan penyiar televisi pemerintah.
Otoritas Iran dijadwalkan menggelar rangkaian upacara pemakaman untuk Ali Khamenei mulai 4 Juli hingga 9 Juli di Iran dan Irak.
>>> CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Sementara itu, perhatian dunia internasional masih tertuju pada perkembangan hubungan Iran dan Israel.
Update Terbaru
Kopi Kenangan Rilis Laporan ESG 2025, Fokus pada Keberlanjutan dan Pemberdayaan Petani
Kamis / 02-07-2026, 04:20 WIB
Dari Jual Sembako hingga Tarik Tunai, Cara Baru UMKM Menambah Penghasilan
Kamis / 02-07-2026, 04:20 WIB
5 Rekomendasi Sleeping Mask Lokal, Wajah Lembap dan Cerah Saat Bangun Tidur
Kamis / 02-07-2026, 04:20 WIB
Prabowo Tegaskan Hukum Bukan Alat Balas Dendam Politik
Kamis / 02-07-2026, 04:19 WIB
Trump Akui AS Tak Mampu Buat Pesawat Secanggih Hadiah Qatar
Kamis / 02-07-2026, 04:19 WIB
Projo Minta Publik Tak Bawa-bawa Politik dalam Gelar Adat Jokowi di Lampung
Kamis / 02-07-2026, 04:19 WIB
Trump Klaim Qatar Keluarkan Banyak Uang Demi Berikan 'Hadiah Istimewa' untuk Amerika Serikat
Kamis / 02-07-2026, 04:19 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 3 – 5 Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 04:00 WIB
AC di AS Disebut Memperparah Gelombang Panas di Eropa
Kamis / 02-07-2026, 03:40 WIB
Subnautica 2: Krafton Bayar Bonus Lebih Besar ke Seluruh Tim, CEO Tetap Hengkang
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Xbox Dikabarkan Uji Fitur Digitalisasi Koleksi Game Fisik
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Drama Spesial Live-Action Tezuka Osamu no Sensō Rilis Trailer, Tambah Pemeran, Tayang 12 Agustus
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, Satu Awak Hilang
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Inggris Kalahkan DR Congo, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB






