Keterbatasan sumber daya justru memicu kreativitas dalam pengembangan Cyberpunk 2077. Hal itu diungkapkan oleh lead quest designer Paweł Sasko terkait penampilan salah satu karakter dalam game.

Spoiler: Karakter tersebut adalah Meredith Stout. Pemain bisa menemukan mayatnya di dasar teluk utara Watson jika mengambil keputusan tertentu yang menyebabkan kematiannya.

>>> Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'

Saat ditemukan, rambut Stout tercukur habis dan kakinya terbenam dalam balok beton. Detail ini menarik perhatian penggemar hingga Sasko memberikan penjelasan di media sosial.

Sasko mengaku senang menyematkan detail kecil dalam misi yang ia buat. "Butuh waktu bagi pemain untuk menemukannya, tetapi sensasi dan kepuasannya tak terlupakan," tulisnya.

Ia menjelaskan bahwa rambut Stout dicukur karena rigging dan animasi rambut yang bergerak lembut di air tidak masuk anggaran yang tersedia.

>>> HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart

"Saya harus kreatif dengan desain saya, jadi saya menjadikannya bagian dari cerita," ujarnya.

Secara antropologis, Sasko menyukai keputusan itu karena mencukur rambut dikaitkan dengan kehilangan kehormatan dan rasa malu. Ia menyebutnya sebagai contoh bagaimana keterbatasan memicu kreativitas.

>>> Remow's 'It's Anime' Tayangkan My Stepmother and Stepsisters Aren't Wicked di YouTube

Bukan kali pertama CD Projekt Red menghadapi kendala serupa. Sasko sebelumnya juga menceritakan berbagai hambatan saat mengembangkan The Witcher 3 yang justru menghasilkan solusi kreatif.