Ibu Harry Dunn: Kasus Sarah Steele Bukti Sistem Gagal Lindungi Warga Inggris
Charlotte Charles, ibu dari Harry Dunn yang tewas dalam kecelakaan lalu lintas pada 2019, kembali angkat suara.
Ia bereaksi terhadap investigasi Guardian yang mengungkap kasus Sarah Steele, seorang wanita yang dicekik oleh pilot Amerika Serikat.
>>> Bank Mayapada Tahan Laba Rp28,97 Miliar untuk Modal, Rombak Direksi dan Komisaris
Charles mengaku merasakan sakit yang sama saat membaca kasus Steele. Ia teringat kembali hari kehilangan Harry dan perjuangan panjang melawan otoritas AS yang dinilainya enggan memberikan keadilan.
"Hampir tidak tertahankan memikirkan keluarga Inggris lain mengalami hal yang sama," ujarnya. Ia menyangka kasus putranya yang mendapat sorotan luas akan membuat militer AS dan polisi Inggris belajar.
Namun, kenyataan berkata lain.
Pola yang Sama Terulang
Menurut Charles, apa yang menimpa Sarah Steele seharusnya membuat setiap institusi yang membiarkan kasus itu tenggelam merasa malu.
Seorang perempuan dilecehkan di tanah Inggris oleh perwira AS yang menjadi tamu di negara ini.
Alih-alih polisi Cambridgeshire menegaskan yurisdiksi Inggris, kasus itu dibiarkan masuk ke sistem AS. Di sana, juri militer yang semuanya laki-laki membebaskan pelaku dari tuduhan yang lebih berat.
Charles menegaskan bahwa inti persoalan bukanlah apakah hasil pengadilan akan berbeda di Inggris. "Yang penting adalah Sarah berhak atas perlindungan hukum negara tempat ia tinggal," tegasnya.
Ia menggambarkan pola yang sama sejak kematian Harry: otoritas AS bergerak cepat melindungi warganya, sementara polisi Inggris ragu-ragu atau menyerah.
>>> Pemerintah Buka PMN 2026, Gaji Peserta Capai Rp6 Juta per Bulan
"Mereka melakukannya secara naluriah dan agresif, bahkan ketika faktanya jelas dan kerugian tidak terbantahkan," katanya.
Charles menceritakan bahwa di awal setelah Harry meninggal, polisi dan pemerintah Inggris mengaku tidak berdaya.
Update Terbaru
11 Antagonis Anime yang Diinginkan Fans untuk Berpihak
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Naruto Akan Tampil dalam Pertunjukan Ninja Tanpa Dialog di Teater Bersejarah Kyoto pada 2027
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Obat Asma Umum Berpotensi Bantu Lawan Kanker, Studi Terbaru Ungkap
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Rekomendasi Sunscreen yang Memutihkan Wajah, dari Wardah hingga Anessa
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Parfum Murah di Indomaret untuk Hijabers, Wangi Segar Tahan Lama
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Rekam Jejak Samin Tan, Pengusaha Tambang yang Terjerat Kasus Korupsi BBM PT PPN
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Purbaya Minta Dirjen Anggaran Baru Bentuk Tim Awasi Belanja Negara
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Iran Peringatkan Israel: Ancaman terhadap Khamenei Akan Dibalas Tindakan Tegas
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Said Iqbal Minta Danantara Dorong Himbara Beri Modal Rp400 M ke PT Pakerin
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Projo Sebut Ada Kelompok Gelisah dengan Blusukan Jokowi di Lampung
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB






