Bangkit dan Runtuhnya Bangsa Tergantung Kualitas Pemimpin
Dalam perjalanan sejarah, naik turunnya suatu bangsa sering kali ditentukan oleh kualitas pemimpinnya. Ketika pemimpin berlaku adil, masyarakat hidup tenteram dan hukum ditegakkan.
Sebaliknya, jika kekuasaan disalahgunakan, korupsi merajalela, dan keadilan diabaikan, maka kerusakan mulai menggerogoti kehidupan berbangsa. Banyak negeri yang awalnya kuat akhirnya runtuh akibat kepemimpinan yang tidak amanah.
>>> FC Barcelona Kalahkan La Laguna Tenerife 97-89, Unggul 2-0 di Semifinal Liga Endesa
Kepemimpinan sebagai Amanah Besar
Islam memandang jabatan bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah yang berat. Rasulullah SAW bersabda, "Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam kitab Al-Ahkam As-Sulthaniyyah, Al-Mawardi menjelaskan bahwa tugas utama pemimpin adalah menjaga agama, menegakkan keadilan, melindungi rakyat, dan mengelola urusan publik.
Jika fungsi ini tidak dijalankan, lahirlah kezaliman yang merugikan masyarakat.
Ancaman Pemimpin Zalim bagi Negeri
Kezaliman tidak selalu berupa kekerasan, tetapi juga penyalahgunaan kekuasaan, pengabaian hak rakyat, ketidakadilan hukum, dan korupsi. Ibnu Khaldun dalam Muqaddimah menyebut ketidakadilan sebagai salah satu penyebab runtuhnya peradaban.
Allah SWT berfirman, "Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa Allah lengah terhadap apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim."
(QS. Ibrahim: 42) Ayat ini mengingatkan bahwa setiap kezaliman akan diawasi Allah.
Umat Islam dianjurkan berdoa agar negeri dijauhkan dari pemimpin zalim.
Salah satu doa yang diajarkan: "Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari para penguasa yang zalim dan pemimpin yang buruk.
Kami memohon pemimpin yang adil dan penuh kasih sayang."
>>> Tyo Nugros Dicekal di Bandara Soetta Akibat Kasus Piutang Negara
Rasulullah SAW juga mengajarkan doa, "Ya Allah, siapa yang mengurus urusan umatku lalu menyulitkan mereka, maka persulitlah urusannya.
Update Terbaru
Gemini Spark Kini Bisa Otomatiskan Tugas di Mac, Termasuk dari Jarak Jauh
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Cara Cek Status Penerimaan Bansos PKH Rp1,25 Juta yang Cair untuk KPM Baru 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Instrumen Jaga Pertumbuhan Sulut
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Harga Minyak Naik ke US$73,45 usai Iran Tolak Temui Utusan AS
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2,625 Juta per Gram
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Inggris Investasi Rp 7,2 Triliun untuk Gantikan Jet Red Arrows yang Menua
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Hasil Piala Dunia: Meksiko Kalahkan Ekuador 2-0, Lolos ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Bupati Bangkalan Minta Kematian Sekdin di Bandara Juanda Diusut Tuntas
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
KPK: Ketum Pemuda Pancasila Diduga Kuasai Aset Hasil Korupsi Rita Widyasari
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Daftar 7 Tim Negara Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Prabowo Klaim Dapur MBG Polri Terbaik, Netizen: Kamu Diketawain Negara Lain
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Giorgio Antonio Minta Netizen Hentikan Hujatan terhadap Sarwendah, Siap Jadi Sasaran Kritik
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Pemadaman Listrik Ikut Tekan Kinerja Industri Manufaktur pada Juni 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB






