Lele PUBG menjadi perbincangan hangat di kalangan gamers setelah video berdurasi 13 detik yang diduga memperlihatkan dirinya tersebar luas di media sosial.

Gamer cantik ini dikenal sebagai pemain PUBG Mobile dan selebgram dengan banyak pengikut.

>>> All Role Artinya Apa di MLBB? Ini Penjelasan Lengkapnya

Nama asli Lele PUBG adalah Leha. Ia lahir di Jakarta dan berusia sekitar 21 tahun pada tahun 2022.

Agamanya adalah Islam. Lele memulai karier sebagai pemain profesional PUBG Mobile dan aktif sebagai konten kreator.

Viralnya Video 13 Detik

Video tersebut pertama kali muncul di TikTok, lalu menyebar ke Twitter, Instagram, dan Telegram.

Dalam video, seorang wanita berpiyama merah muda tersenyum ke kamera lalu melakukan tindakan tidak senonoh.

Banyak netizen menduga wanita dalam video adalah Lele PUBG. Akibatnya, nama Lele sempat menjadi trending topic di Twitter.

Setelah video viral, akun media sosial Lele menghilang atau dinonaktifkan.

Klarifikasi Lele PUBG

Menanggapi kontroversi, Lele akhirnya angkat bicara. Ia meminta maaf atas video yang meresahkan tersebut.

>>> Download Nada Dering iPhone Terbaru untuk WA dan Telepon Masuk

Ia menjelaskan bahwa video itu dibuat untuk pacarnya tiga bulan sebelumnya.

Video tersebut pertama kali disebarkan oleh teman pacarnya saat Lele tertidur dan ponselnya diambil. Lele menyesali perbuatannya dan meminta netizen tidak menyebarkan video lebih lanjut.

Polisi melalui Direktur Kejahatan Siber Bareskrim Polri, Brigjen Asep Edi Suheri, menyatakan pihaknya sedang menyelidiki penyebaran video tersebut.

Netizen diimbau tidak ikut menyebarkan agar tidak terjerat UU ITE.

Sempat muncul spekulasi bahwa Lele adalah talent dari tim esports Geek Fam ID. Namun, pihak Geek Fam mengonfirmasi bahwa sosok dalam video bukanlah talent mereka, Michel Wongso.

Hingga kini, akun media sosial Lele masih tidak dapat ditemukan. Beredar pula akun palsu yang mengatasnamakan dirinya.

>>> Dari Stres Pernikahan ke Kebahagiaan: ChatGPT sebagai Wedding Planner Saya

Masyarakat diminta waspada dan tidak menyebarkan konten tersebut.