AFT Juanda juga berperan sebagai titik suplai bagi lima AFT lainnya yang melayani bandara di Jawa Timur, yaitu AFT Iswahjudi (Madiun), Abdulrachman Saleh (Malang), Dhoho (Kediri), Notohadinegoro (Jember), dan Blimbingsari (Banyuwangi).

Pada kesempatan yang sama, Iriawan mengunjungi Integrated Terminal Surabaya, salah satu terminal terintegrasi terbesar di Indonesia.

Ia memberikan perhatian khusus pada kesiapan infrastruktur dan jaringan distribusi bahan bakar biosolar B50 yang akan diluncurkan pada awal Juli 2026.

Iriawan juga mengingatkan untuk menjaga dan memelihara aset strategis seperti tangki timbun, jetty, dan jaringan pipa agar distribusi energi tetap lancar.

Di akhir kunjungan, Komisaris Utama menegaskan bahwa seluruh target operasional dan transformasi bisnis harus mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Ia meminta budaya Corporate Life Saving Rules (CLSR) menjadi bagian dari perilaku kerja setiap insan Pertamina untuk melindungi pekerja, masyarakat, dan aset negara.

>>> Kenapa Tawas Bisa Menghilangkan Bau Ketiak? Begini Cara Kerjanya

"Budaya CLSR harus melekat dalam perilaku sehari-hari, untuk melindungi aset negara dan memastikan pekerja pulang dengan selamat," pungkas Iriawan.