Piala Dunia 2026 menjadi saksi runtuhnya pamor sepak bola Jerman. Mereka disingkirkan Paraguay di babak 32 besar setelah kalah adu penalti 3-4 di Boston Stadium.

Kekalahan ini tidak hanya menyakitkan, tetapi juga melahirkan sederet rekor buruk yang mencoreng sejarah panjang Die Nationalelf.

>>> Mantan Menpora Dito Kembali Diperiksa KPK di Kasus Korupsi Haji

Berdasarkan data statistik Opta, Jerman mencatat sejumlah rapor merah yang menunjukkan periode terburuk di level internasional.

Runtuhnya Rekor Raja Adu Penalti

Salah satu fakta paling mengejutkan adalah kekalahan Jerman dalam adu penalti. Sepanjang sejarah Piala Dunia, ini pertama kalinya mereka kalah dalam babak tersebut.

Sebelumnya, Jerman selalu memenangi empat adu penalti yang mereka jalani di putaran final.

Catatan buruk ini juga menjadi kekalahan kedua dalam adu penalti di turnamen besar setelah takluk dari Cekoslowakia pada final Euro 1976.

>>> Mochtar Riady Ungkap Alasan Hibahkan 30 Hektare Lahan Meikarta ke Negara

Kegagalan Kai Havertz dan Jonathan Tah dalam mengeksekusi penalti menjadi titik balik yang meruntuhkan harapan.

Rekor Pertahanan Terburuk

Masalah di lini belakang kembali menjadi sorotan. Menurut Opta, Jerman kini mencatat rekor pertahanan terburuk sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Gawang Jerman selalu kebobolan dalam 10 pertandingan terakhir secara beruntun di ajang Piala Dunia.

Rentetan tanpa clean sheet tersebut menjadi yang terpanjang sejak pertama kali mereka tampil di turnamen FIFA.

>>> Mobil Putri Indonesia Pariwisata Dilempar Batu, Kaca Depan Pecah

Hasil ini juga memastikan Jerman gagal menembus babak 16 besar untuk ketiga kalinya secara beruntun.