Seorang kontestan "Love Island USA" bernama Tierra Davis dituduh pernah mengancam akan menembak seorang gadis beberapa tahun sebelum ia tampil di acara tersebut.

Tuduhan itu muncul dari seorang wanita bernama Shayla Woodard yang mengajukan restraining order pada 2018.

>>> Jerman Tersingkir di 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalah Adu Penalti dari Paraguay

Menurut dokumen pengadilan yang diperoleh TMZ, Shayla yang saat itu berusia 16 tahun mengaku Tierra yang berusia 17 tahun mengancam akan menembaknya dengan pistol setelah melakukan penyerangan fisik.

Shayla mengatakan ia tidak mengenal Tierra secara pribadi, tetapi percaya Tierra marah karena ia mengenal mantan pacar Tierra.

Ia mengaku telah melaporkan Tierra ke polisi, tetapi Tierra terus melecehkannya.

>>> Jeffrey Hendrik Resmi Jadi Dirut BEI, Targetkan 35 Juta Investor pada 2030

Shayla meminta restraining order yang mewajibkan Tierra untuk berhenti menghubunginya dan menjauh dari dirinya serta keluarganya.

Restraining order sementara sempat dikeluarkan, tetapi kasus tersebut kemudian ditutup pada Desember 2018.

Sumber TMZ mengatakan Shayla baru mengetahui Tierra tampil di "Love Island" minggu ini, tetapi ia tidak memiliki perasaan buruk terhadapnya.

>>> 5 Fakta Menarik Jelang Pantai Gading vs Norwegia, Semua Tergantung Erling Haaland

Shayla hanya mendoakan yang terbaik untuk Tierra dan percaya bahwa seseorang bisa berubah.