Tim di balik film anime teatrikal orisinal KILLTUBE membuat kesan kuat di Festival Film Animasi Internasional Annecy ke-50.

Proyek ini dipamerkan dalam program Work in Progress (WIP) pada 26 Juni.

>>> Jokowi Dinilai Ingkari Janji 'Rakyat Biasa' Lewat Safari Politik ke Lampung

Presentasi tersebut menandai pertama kalinya cuplikan dan foto produksi dari film ini diungkap ke publik.

Para peserta mendapat gambaran awal tentang dunia 'Edo-punk' yang unik dan aksi berenergi tinggi dari anime ini.

Menurut tim produksi, hampir 300 orang menghadiri sesi di Annecy, Prancis. Penonton bereaksi antusias terhadap cuplikan terbaru, bahkan bersorak saat pemutaran dan meneriakkan 'KILLTUBE' di akhir presentasi.

Sambutan positif ini datang saat produksi film terus berjalan menjelang debut teatrikal Jepang yang direncanakan.

Rilis di Prancis, Amerika Utara, dan peluncuran global yang lebih luas akan dimulai pada 2027.

Cuplikan Baru Perlihatkan Dunia Edo-Punk Khas KILLTUBE

Dalam presentasi Annecy, Sutradara Kazuaki Kuribayashi, Direktur Konsep Seni Fujihiko Sawai, Penulis Skenario Ryo Takebayashi, dan Produser Kayane Fujimura memperkenalkan proyek ini kepada para profesional animasi dari seluruh dunia.

Di antara materi yang baru diungkap adalah adegan para karakter utama berjalan melalui versi Shibuya dalam film, serta urutan duel intens yang menonjolkan penceritaan aksi anime ini.

Produksi juga menampilkan animasi 3DCG yang dinamis.

Salah satu topik yang paling banyak dibicarakan adalah estetika 'Edo-punk' orisinal KILLTUBE.

Alih-alih mengikuti pengaruh cyberpunk tradisional, tim kreatif memadukan warna cetakan balok kayu ukiyo-e, lentera Jepang, dan budaya jalanan modern.

>>> Roy Suryo Murka Cara Polisi Menangkapnya di Kasus Ijazah Jokowi: Tanpa Izin, Benar-benar Tidak Sopan