Ferrari menghadapi tantangan berat setelah salah satu kolektor yang diincar sebagai calon pembeli justru melontarkan kritik tajam terhadap mobil listrik pertamanya, Luce.

Pertukaran email antara konsultan penjualan Ferrari dan kolektor hypercar Jeffrey Cheng, yang dikenal dengan akun Instagram @speedy_jeff, kini beredar luas di media sosial.

>>> Jim Farley: Butuh Empat Tahun bagi Ford untuk Atasi Masalah Kualitas

Dalam email tersebut, konsultan Lee Perkins memperkenalkan Luce sebagai visi masa depan Ferrari dan meyakinkan bahwa pengalaman berkendara tetap setia pada DNA merek.

Perkins juga menjelaskan bahwa Ferrari menghubungi sekelompok pemilik dan penggemar EV untuk memberi informasi tentang alokasi dan proses pemesanan.

Namun, balasan Cheng sangat mengecewakan. "Kamu pasti bercanda," tulisnya, seraya menyatakan tidak akan "terlihat mati" di dalam kendaraan itu.

Ia bahkan merasa "hampir malu" untuk para konsultan Ferrari yang ditugaskan menjual mobil tersebut, dan menyebut Luce sebagai "kekejian".

Kritik Cheng tidak hanya tertuju pada fakta bahwa Luce adalah mobil listrik. Ia menyoroti desainnya yang dianggap tidak terhubung dengan warisan Ferrari.

"Luce tidak layak menyandang lencana Hyundai atau Kia, apalagi lencana Ferrari," tulisnya.

>>> Ferrari Luce Laku Keras di China Meski Kontroversial

"Ini lelucon absolut di banyak level sehingga sulit dipercaya sekelompok orang Italia—yang merupakan desainer otomotif terbaik di dunia—menyetujui sesuatu yang sangat tidak Italia."

Cheng berargumen bahwa pembeli bisa mendapatkan EV terbaik dari Tesla, Rivian, dan Lucid, dan masih memiliki cukup uang untuk liburan jet pribadi.

Bagian paling menarik dari email itu adalah ketika Cheng menyarankan bahwa satu-satunya orang yang mungkin membeli Luce adalah pelanggan yang mencoba meningkatkan status mereka dalam sistem alokasi Ferrari yang terkenal rumit.

Ia mengakhiri balasannya dengan mendorong konsultan untuk membagikan email tersebut langsung kepada eksekutif Ferrari.

Banyak poin dalam balasan Cheng sebenarnya sudah sering diucapkan oleh penggemar otomotif di dunia maya. Ferrari mungkin bisa mengabaikan komentar tersebut.

>>> BMW Minta Pemilik i3 dan i4 Abaikan Peringatan Baterai Palsu

Namun, mengabaikan kritik dari seseorang yang masuk dalam demografi target dan langsung dihubungi oleh perusahaan akan jauh lebih sulit.