Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martínez, tak kuasa menahan emosi saat mengenang mendiang Diogo Jota usai laga melawan Kolombia di Piala Dunia 2026.

Momen haru itu terjadi setelah hasil imbang 0-0 dalam laga terakhir fase grup.

>>> Babak 1 Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada Masih Imbang

Martínez menyebut kenangan terhadap Jota selalu hadir, terlebih menjelang satu tahun wafatnya sang pemain pada 3 Juli mendatang.

“Saya tidak melihat ini sebagai peringatan kematian, tetapi sebagai momen merayakan apa yang telah dimulai bersama tim ini dan bersamanya.

Kami ingin memenangkan Piala Dunia untuknya,” ujar Martínez dilansir dari O Globo.

Jota meninggal dunia pada 2025 dalam kecelakaan tragis bersama sang saudara, André Silva. Kepergian tersebut meninggalkan duka mendalam bagi skuad Portugal.

>>> Messi Cetak Enam Gol, Lebih Banyak dari 30 Tim di Piala Dunia 2026

“Setiap hari itu sulit. Selalu ada momen ketika Diogo kembali dalam ingatan kami,” tambah pelatih asal Spanyol tersebut.

Fokus ke Babak 16 Besar

Di tengah suasana emosional, Portugal tetap fokus menghadapi fase gugur. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan lolos sebagai runner-up Grup K dengan lima poin.

Mereka akan menghadapi Kroasia di babak 16 besar. “Kami fokus memulihkan kondisi dan mempersiapkan pertandingan dalam beberapa hari ke depan.

>>> Lenovo: Harga RAM dan Penyimpanan Tak Akan Turun Hingga 2030

Tim ini siap melanjutkan tujuan kami, yaitu memenangkan setiap laga,” tegas Martínez.