Sebuah helikopter milik perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco, jatuh di kawasan Ras Tanura, pesisir timur Arab Saudi, pada Minggu (28/6) pagi waktu setempat.

Insiden tersebut menewaskan 14 warga negara Arab Saudi.

>>> Prediksi 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada

Kantor berita pemerintah Arab Saudi melaporkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.00 waktu setempat (03.00 GMT).

Hingga kini, penyebab jatuhnya helikopter masih belum diketahui.

"Pihak berwenang terkait telah meluncurkan penyelidikan menyeluruh untuk menentukan penyebab kecelakaan," demikian pernyataan kantor berita pemerintah, dikutip Reuters.

Aramco belum memberikan tanggapan atas insiden tersebut.

Latar Belakang Kecelakaan

Kecelakaan ini terjadi hanya dua hari setelah Aramco kembali melanjutkan aktivitas pemuatan minyak mentah di terminal Ras Tanura pada Jumat lalu.

>>> Pemburu Untung GTA 6 Jual Pre-Order di eBay Meski Game Digital

Operasional terminal tersebut sebelumnya sempat dihentikan selama hampir empat bulan.

Ras Tanura merupakan salah satu terminal ekspor minyak terbesar di dunia dan memiliki peran strategis bagi industri energi Arab Saudi.

Arab Saudi, sebagai eksportir minyak terbesar di dunia, saat ini tengah mempercepat pengiriman kargo energi seiring meningkatnya produksi dan ekspor minyak serta gas di kawasan Timur Tengah.

Peningkatan tersebut dilakukan di tengah pemberlakuan kesepakatan sementara untuk menghentikan perang antara Amerika Serikat dan Iran.

>>> Riot Tunda Indikator Last Hit Ranked League of Legends Usai Masukan Komunitas

Hingga saat ini belum ada informasi mengenai identitas para korban maupun rincian lebih lanjut terkait misi penerbangan helikopter saat kecelakaan terjadi.