Setiap titik mewakili kota atau daerah.

Perbesar lokasi, ketuk titik, dan Anda langsung mendengar siaran langsung dari tempat itu pada saat itu juga.

Suatu malam, saya menghabiskan setengah jam mendengarkan stasiun di Korea Selatan. Kemudian dalam seminggu, saya melompat di antara stasiun kecil di Eropa Timur dan Asia Tenggara.

Pengalaman itu terasa sangat berbeda dari streaming musik modern.

Saya tidak tahu genre apa yang akan diputar selanjutnya, apakah stasiun itu memutar musik sama sekali, atau bahasa apa yang akan saya dengar.

Ketidakpastian itu justru menjadi daya tarik. Beberapa stasiun memutar musik pop lokal yang tidak pernah muncul di playlist streaming Barat.

Stasiun lain memperkenalkan rock regional, musik folk, lagu elektronik, atau lagu yang mungkin tidak akan pernah saya cari sendiri.

>>> Biaya Ganti Layar dan Baterai Vivo X Fold 6 Terungkap

Mode Jelajah untuk Eksplorasi

Alih-alih memilih negara atau memperbesar peta, saya bisa masuk ke mode penemuan terpandu dengan mengetuk Browse.

Opsi paling menarik adalah Take a Balloon Ride, yang menjatuhkan Anda ke lokasi acak di suatu tempat di dunia.

Ini mengubah mendengarkan menjadi permainan tebak-tebakan.

Anda bisa mencoba mencari tahu di mana Anda mendarat berdasarkan bahasa, gaya musik, atau nada suara penyiar radio.

Jika suka, saya bisa mengetuk ikon hati untuk menyimpan stasiun itu untuk nanti.

Jika tidak, ketukan lain akan mengirim saya ke 'perjalanan' baru di tempat yang sama sekali berbeda.

Setelah cukup lama melompat secara acak, saya mulai menjelajahi koleksi kurasi aplikasi. Koleksi seperti High Brow, Radio Diaspora, Island Life, dan Time Travel masing-masing menawarkan suasana berbeda.