"Jika Anda hanya terpaku pada podium, itu tidak akan datang," ujar Veijer, seperti dilaporkan nos. nl.

Veijer juga mengungkapkan kondisi bahu kanannya yang membengkak akibat cedera. "Bahunya kanan jauh lebih tebal dari kiri," katanya.

Ia menegaskan pentingnya menjalani fisioterapi secara konsisten untuk pemulihan.

Sementara itu, rekan senegaranya Zonta van den Goorbergh dari tim RW Racing start dari posisi ke-20. Ia telah mengoleksi sembilan poin musim ini.

Van den Goorbergh optimistis dengan tren positifnya setelah mencetak poin dalam tiga balapan terakhir. Ia juga beradaptasi dengan dua teknisi baru di timnya.

"Kami belum sampai di tempat yang kami inginkan, tapi arahnya sudah benar," ujar Van den Goorbergh.

Ia menargetkan perbaikan posisi secara bertahap, dari perebutan tempat 15-10 menjadi 12-8, dan akhirnya ke posisi puncak.

Menurut destentor. nl, Veijer tumbuh di Staphorst dalam keluarga yang akrab dengan balap.

Ayahnya, Jurjen Veijer, adalah juara Belanda kelas 50cc tahun 2003, dan pamannya, Joan Veijer, turun di Superbike.

Collin mulai mengendarai minibike di usia empat tahun dan berlomba di usia lima tahun. Ia sempat dijajal oleh klub sepak bola PEC Zwolle, namun akhirnya memilih balap.

>>> Pertamina NRE Raup Dividen dari Investasi di CREC Filipina, Kapitalisasi Pasar Melonjak

"Seluruh keluarga saya pada dasarnya balapan. Jadi wajar jika saya juga melakukannya," kata Collin.