Sementara pada 2024, Indonesia membawa pulang medali perunggu nomor beregu dan runner-up ganda campuran melalui pasangan Darren Aurelius dan Bernadine.

Kontingen Indonesia tahun ini diperkuat 26 atlet junior di bawah usia 19 tahun yang akan bersaing pada nomor beregu dan perorangan.

in1

Mereka didampingi sembilan pelatih dan sembilan official.

Okki menambahkan bahwa kesempatan berkembang, jam terbang internasional, dan dukungan konsisten dari pemangku kepentingan merupakan modal penting mencetak atlet berprestasi.

"Melalui pembinaan berkelanjutan dan kesempatan berkompetisi di level internasional, kami berharap lahir regenerasi atlet yang mampu mempertahankan tradisi prestasi Indonesia," ujar Okki.

Sebagai mitra strategis PBSI, BNI terus memperkuat komitmen mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan, mulai dari pengembangan talenta muda hingga kesempatan bertanding di ajang internasional.

Dukungan tersebut merupakan wujud kontribusi BNI dalam membangun SDM unggul melalui olahraga dan menjaga tradisi prestasi bulu tangkis Indonesia.

BNI meyakini investasi pada pembinaan atlet junior adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

>>> 3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!

Melalui kolaborasi erat dengan PBSI, BNI berharap para atlet yang tampil di Badminton Asia Junior Championships 2026 mampu memanfaatkan pengalaman ini sebagai pijakan menembus level senior dan melanjutkan estafet kejayaan Indonesia di pentas bulu tangkis dunia.