Di sisi lain, GFR 2026 menjadi garis start yang sangat emosional bagi Mattia Nizardo.

Pelari asal Padova, Italia ini menjadikan ajang ini sebagai ujian fisik pertamanya setelah sempat menepi dari dunia lari akibat tindakan operasi pada September tahun lalu.

in1

"Ini kompetisi pertama saya pasca operasi. Saya berharap kami bisa menembus garis finis," tuturnya.

Persaingan Surabaya Green Force Run 2026 juga semakin menarik dengan hadirnya deretan pelari asal Kenya.

Ajang tahun ini juga menjadi panggung bagi sejumlah pelari untuk kembali mengejar catatan waktu terbaik mereka di Kota Pahlawan.

Setelah finis sebagai pelari tercepat di half marathon kategori putra pada GFR tahun lalu dengan catatan waktu 1 jam 14 menit 35 detik, Dennis Isika kini kembali ke Surabaya dengan misi yang lebih ambisius.

>>> Hasil Polling: Koleksi 'The End' Paling Diincar di Event Minecraft

"Ini sudah ketiga kalinya saya mengikuti GFR. Saya juga baru dari Bali dan berharap bisa mempertajam catatan waktu saya," ujarnya.