Politisi PSI, Dian Sandi Utama, membagikan foto Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat menjalani prosesi adat di Kedatun Keagungan Lampung, Sabtu (27/6/2026).

Dalam acara tersebut, Jokowi resmi dianugerahi gelar adat “Baginda Pemuka Bangsa”.

in1

>>> Tamu Taylor Swift dan Travis Kelce Masih Bingung Lokasi Pernikahan

Momen yang diunggah melalui akun X memperlihatkan Jokowi duduk di kursi adat Panca Haji sambil menginjak kepala kerbau—simbol pengukuhan gelar adat.

"Pak Jokowi lebih senang menerima Gelar Adat daripada gelar HC.

Gelar adat itu soal perilaku, moral dan nilai2 keteladanan, nilai yang mulai banyak hilang di masyarakat kita hari ini," tulis Dian Sandi, dikutip Minggu (28/6).

Unggahan tersebut langsung memicu beragam komentar netizen. Akun @Skibid**** menulis, "Eng ing eng… apakah ini sebuah MESSAGE??"

Sementara akun @harda**** menambahkan, "cc kan PDIP bro, biar tambah panas. Bakaaaaarrrr ...

>>> Pramono Ungkap Makna Logo HUT Ke-500 Jakarta: Simbol Kota Global

," tulisnya.

Filosofi di Balik Ritual Kepala Kerbau

Dalam pakem budaya masyarakat adat Lampung Pepadun, ritual yang melibatkan kepala kerbau memiliki filosofi sakral. Kerbau merupakan hewan kurban paling tinggi nilainya dalam adat Lampung.

Menyembelih kerbau menandakan pengorbanan besar dan wujud rasa syukur atas tercapainya suatu urusan besar.

Menginjak kepala kerbau atau menerima suapan nasi adat merupakan penanda sahnya seseorang dinobatkan dan naik status sosialnya menjadi bagian dari keluarga besar adat (Penyimbang).

>>> Mantan Tom Sandoval Berteriak 'Aku Benci Kamu' Saat Bertemu di Rumah

Pemimpin adat setempat, Sultan Seghayo Dipuncak Nur (Mawardi Harirama), menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara ini membawa nilai Nemui Nyimah, yaitu penghormatan tinggi kepada tamu agung dan upaya mempererat silaturahmi.