George Russell mengamankan posisi terdepan yang tak terduga untuk Grand Prix Austria pada Sabtu, 27 Juni 2026, setelah dengan cermat menghadapi bendera kuning di akhir sesi yang dipicu oleh kecelakaan Max Verstappen.

Pembalap asal Inggris itu dengan tepat menyesuaikan kecepatannya saat melewati zona hati-hati dan berhasil mengungguli kedua pembalap Ferrari serta rekan setimnya, Kimi Antonelli.

in1

>>> DC Bayar Ganti Rugi ke Pria yang Putar Musik Star Wars di Depan Tentara

Sementara pembalap lain kesulitan dengan gangguan di akhir sesi, Russell mampu mempertahankan kecepatan yang cukup sambil mematuhi protokol keselamatan, demikian laporan BBC.

Pembalap Mercedes itu menemukan ritme optimal selama fase kualifikasi akhir setelah tertinggal dari rekan setimnya di awal akhir pekan.

Penjelasan Russell soal Putaran Ajaib

"Ini seperti spiral ke atas. Begitu pula sebaliknya, jika Tikungan 1 buruk, Anda berada dalam spiral ke bawah.

Semuanya klik.

Ini adalah salah satu putaran ajaib dan saya sangat senang, karena ini benar-benar masa sulit bagi saya," ujar Russell.

Ia mengaku bahwa bendera kuning memaksanya mengubah pendekatan secara signifikan di sektor terakhir sirkuit.

"Saya mendapat bendera kuning tunggal di sektor terakhir, saya mengangkat pedal sejauh seratus meter, kehilangan banyak waktu, dan tetap...

saya tidak tahu jawabannya," kata Russell.

Pembalap asal Inggris itu mengindikasikan akan meninjau data bersama tim teknisi untuk memahami lonjakan performa yang tak terduga.

"Pasti saya akan melihat bersama tim dari mana asalnya, tapi rasanya sangat manis," tambahnya.

Perbandingan dengan Musim Lalu

Russell membandingkan perasaannya saat ini dengan kepercayaan diri yang ia rasakan di belakang kemudi selama musim balap sebelumnya.