Sang ayah, Hari, menceritakan bagaimana ia sempat mengarahkan Sheza ke bidang lain seperti les musik dan tari.

"Kebetulan sudah saya masukkan les musik, dia kurang suka. Terus les tari, kurang suka.

in1

Nah, saya coba di pencak silat, akhirnya dia senang. Karena senang, ya sudah akhirnya saya dukunglah.

Alhamdulillah sampai sekarang dia sudah kurang lebih ikut 30 kejuaraan," ungkap Hari.

Raihan emas di Piala Presiden 2026 ini sekaligus menegaskan dominasi Sheza. Turnamen yang diinisiasi oleh CNN Indonesia bersama PB IPSI merupakan panggung kedua bagi Sheza.

Tahun lalu, ia juga menyabet podium tertinggi dalam kejuaraan memperebutkan Piala Menpora yang digelar oleh pihak serupa.

Kejuaraan nasional yang diikuti sekitar 2.000 pesilat muda dari tingkat SD hingga SMA/SMK ini menjadi batu loncatan penting bagi cita-cita besar Sheza.

Bocah yang tahun ini akan menginjak usia 12 tahun tersebut menegaskan komitmennya untuk terus setia pada olahraga bela diri asli Nusantara.

"Cita-cita aku ingin jadi atlet pencak silat saja gitu. Dan aku ingin mengharumkan nama bangsa.

>>> Manajer Penerbitan Pocketpair Ungkap Catatan Patch Palworld 1.0 Hampir 27 Halaman

Jadi insyaallah aku bakal terus menjadi atlet pencak silat selamanya," kata Sheza menutup pembicaraan.