Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan bahwa jam operasional stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS) akan diperpanjang ketika ada konser atau event lain yang berlangsung hingga malam hari.

Biasanya, stasiun tersebut hanya beroperasi hingga pukul 21.30 WIB. Perpanjangan jam operasional bertujuan mengakomodasi penonton yang pulang menggunakan kereta api.

in1

>>> Polisi Ungkap Motif Cemburu di Balik Penganiayaan Caddy Golf Tangerang

"Ketika ada event konser yang biasanya selesai malam, sementara KRL reguler tutup jam 21.30.

Nah ketika ada event, pasti kita akan perpanjang jam operasional untuk mengakomodir masyarakat yang menggunakan kereta api dari lokasi event itu," ujar Dudy dalam Media Briefing di Jakarta Selatan, Jumat (26/6).

Selain perpanjangan jam, stasiun KRL JIS yang saat ini hanya memiliki satu peron akan ditambah menjadi dua peron dalam waktu satu tahun.

"Komitmennya bahwa harapannya dalam satu tahun maksimal mereka akan segera membuat dua peron.

Jadi sekarang ini memang rutenya harus dari Kota ke Tanjung Priok dulu, kemudian ke Stasiun JIS," jelas Dudy.

>>> Korban Diduga Bertambah, Keluarga Sebut Peserta Latsarmil KDMP Meninggal Saat Pelatihan

Stasiun KRL JIS resmi beroperasi pada Senin (22/6) lalu. Kehadirannya membuka akses transportasi publik langsung menuju kawasan JIS dan menambah pilihan mobilitas di Jakarta Utara.

Stasiun ini melayani lintas KRL Jakarta Kota-Tanjung Priok (Pink Line), tepatnya di antara Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok.

Menurut Dudy, stasiun tersebut terhubung dengan jaringan KRL yang lebih luas melalui Stasiun Kampung Bandan dan Jakarta Kota, sehingga menjadi bagian dari sistem transportasi publik terintegrasi di Jabodetabek.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan peresmian Stasiun JIS bertepatan dengan HUT ke-499 Jakarta.

Stasiun ini akan memperluas akses masyarakat menuju kawasan JIS, baik untuk menonton pertandingan olahraga, konser, maupun berwisata ke Ancol.

>>> Mesir Ditahan Iran 1-1, Gol Penentu di Injury Time Dianulir VAR

"JIS-Ancol bisa kita koneksikan, kemudian tempat ini nantinya siapapun yang nonton konser, nonton sepak bola, mau ke Ancol, pilihannya apakah naik KRL atau naik TransJabodetabek atau TransJakarta," ujar Pramono.