Marsya sempat putus sekolah selama lebih dari setahun. Kini ia bisa melanjutkan pendidikan dan menggapai cita-citanya melalui Sekolah Rakyat.

"Saya terima kasih sekali sudah bisa sekolah di Sekolah Rakyat anaknya. Dulu kan sempat putus dia, satu tahun lebih.

in1

Ingin jadi dokter juga," ujar Ita.

Marsya mengaku setelah hampir dua semester di Sekolah Rakyat, ia menjadi lebih baik, mandiri, dan disiplin. "Saya lebih disiplin, disiplin salat, terus bisa memanajemen waktu juga," katanya.

Perubahan yang dialami Marsya dan siswa lainnya tidak lepas dari kesabaran dan komitmen kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan dalam mendidik siswa Sekolah Rakyat.

>>> Fenomena Warga China Ramai-Ramai Masuk Islam, Ini Alasannya

Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur Jawa Timur yang diwakili Sekda Adi Karyono, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Rektor Bidang 2 Universitas Surabaya Prof. Bachtiar S Bachri, Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani, Kepala BPS Jawa Timur Herum Fajarwati, serta jajaran staf khusus menteri dan tenaga ahli.