Purbaya Tunda Rilis Surat Utang RI di China, Ini Alasannya
Dia juga menyiapkan skema pemanfaatan mekanisme Local Currency Transaction (LCT).
Dengan skema tersebut, investor membayar dalam mata uang renminbi, kemudian melalui kerja sama bank sentral kedua negara, pemerintah Indonesia menerima dana dalam bentuk rupiah.
>>> Pembaruan Software Galaxy A54 Hadirkan Patch Keamanan Juni 2026
"Begitu dijual nanti saya akan aktifkan atau pakai jalur LCT, Local Currency Transaction, di mana mereka bayar renminbi, nanti biar bank sentralnya melalui mekanisme dengan bank sentral kita, saya langsung terima rupiah.
Jadi ketergantungan kita ke dolar akan semakin sedikit dan akan mengurangi tekanan ke rupiah," ujar Purbaya.
Penerbitan Panda Bond mengantongi dukungan dari People's Bank of China (PBOC) atau Bank Sentral China serta Kementerian Keuangan China.
Dalam kunjungan Purbaya ke Beijing, China, beberapa waktu lalu, ia bertemu Kementerian Keuangan China, PBOC, Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), dan para investor setempat.
Pertemuan itu dalam rangka memperluas akses pembiayaan serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.
"Hasilnya cukup baik. Kita bertemu Menteri Keuangan Tiongkok, People's Bank of China, dan juga para investor di sini.
Dukungan yang diberikan kepada Indonesia sangat kuat," ujar Purbaya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6).
Panda Bond rencananya akan diterbitkan di pasar keuangan domestik China. Proses penerbitan saat ini sedang berjalan serta telah mendapatkan dukungan dari Kementerian Keuangan China dan PBOC.
Purbaya mengklaim ia mendapatkan dukungan komitmen yang kuat dari pihak China. Bahkan, Tiongkok diklaim bersedia mempercepat proses perizinan penerbitan.
"Ketika bertemu PBOC, kami meminta percepatan perizinan. Mereka menyampaikan bahwa begitu dokumen pengajuan resmi masuk, prosesnya akan segera dipercepat," ujar Purbaya.
Purbaya menilai dukungan yang diberikan China mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Ketika sedang berdiskusi dengan pihak China, ia mengatakan pembahasan berlangsung sangat konstruktif.
>>> Bahan Kimia Umum Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Wanita Muda
"Kedua negara sama-sama memiliki semangat untuk meningkatkan hubungan ekonomi yang lebih erat," ujar Purbaya.
Update Terbaru
PowerToys Bakal Punya Fitur Baru untuk Pindah Antar Jendela dalam Satu Aplikasi
Jumat / 26-06-2026, 23:11 WIB
Gaya Bruna Biancardi Nonton Debut Neymar di Piala Dunia 2026, Pakai Korset Sepatu Bola
Jumat / 26-06-2026, 23:11 WIB
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
Jumat / 26-06-2026, 23:06 WIB
Prima Salam Kembali Tampil di Acara Gerindra Usai Ramai Desakan Tes Urine
Jumat / 26-06-2026, 23:06 WIB
LaVar Ball Digugat Kontraktor Akibat Tunggakan Renovasi Rumah dan Lapangan Basket
Jumat / 26-06-2026, 22:51 WIB
Bunnie XO Samakan Pernikahan dengan Jelly Roll Seperti di Penjara
Jumat / 26-06-2026, 22:51 WIB
Andy Cohen Menangis di Acara Langsung Kenang Staf Bravo yang Meninggal
Jumat / 26-06-2026, 22:50 WIB
Orangtua di Michigan Didakwa Membunuh Anak 7 Tahun yang Bobotnya 255 Pon
Jumat / 26-06-2026, 22:49 WIB
Bos BMW M dan Kepala Desain Sepakat: Mobil Impian Mereka adalah M1 Modern
Jumat / 26-06-2026, 22:49 WIB
Protes Perwira Militer Israel, Netanyahu Disuruh Mundur Saat Wisuda
Jumat / 26-06-2026, 22:49 WIB
Kemenhub Siapkan Formula Baru Tarif Batas Atas Tiket Pesawat
Jumat / 26-06-2026, 22:49 WIB
Puteri Komarudin Dorong Penguatan Kebijakan Transfer ke Daerah
Jumat / 26-06-2026, 22:49 WIB
Hasil AVC Men's Cup 2026: Indonesia ke Semifinal usai Hajar Oman
Jumat / 26-06-2026, 22:49 WIB
Pemprov DKI Rilis Jakarta Film Commission, Solusi Satu Pintu Syuting
Jumat / 26-06-2026, 22:46 WIB






