Vivo resmi meluncurkan ponsel lipat buku terbaru, Vivo X Fold 6, di China.

Perangkat ini menjadi ponsel lipat pertama Vivo yang menggunakan chipset MediaTek, setelah sebelumnya mengandalkan prosesor Snapdragon.

in1

>>> Paris Hilton hingga Brad Pitt Hadiri Laga Timnas AS vs Turki di Piala Dunia

Vivo X Fold 6 juga membawa baterai terbesar yang pernah ada di ponsel lipat Vivo, serta sistem kamera belakang 200 megapiksel pertamanya.

Spesifikasi dan Fitur Vivo X Fold 6

Layar lipat utama Vivo X Fold 6 berukuran 8,02 inci AMOLED dengan resolusi 2504 x 2312 piksel, refresh rate LTPO 1-120 Hz, material Samsung M14, kecerahan puncak 5.000 nit, PWM dimming 1.920 Hz, dan kaca UTG.

Layar luar berukuran 6,51 inci dengan resolusi 2528 x 1120 piksel, refresh rate LTPO 1-120 Hz, panel BOE Q11, kecerahan puncak 5.000 nit, dan perlindungan Armour Glass generasi kedua.

Kedua layar dilengkapi kamera selfie 20 megapiksel.

Di bagian belakang, terdapat kamera utama 200 megapiksel Samsung HPB dengan OIS, kamera ultra-wide 50 megapiksel, dan kamera periskop telefoto 50 megapiksel Sony LYTIA 602 dengan teknologi VCS dan OIS.

Sistem kamera belakang juga mendukung aksesori Vivo Zeiss Teleconverter G2.

Vivo X Fold 6 ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9500 Super Edition, dipadukan dengan chip pencitraan Vivo V3+, RAM LPDDR5X Ultra, dan penyimpanan UFS 4.1.

>>> Aksi Masyarakat Sipil di Surabaya Berlangsung hingga Malam, Polisi Bubarkan Massa

Baterai berkapasitas 7.000 mAh menggunakan teknologi baterai solid-state generasi ketiga Blue Ocean, mendukung pengisian daya kabel 80W, nirkabel 40W, dan reverse charging 5W.

Perangkat menjalankan OriginOS 6 Fold berbasis Android 16.