Iran melontarkan kecaman keras terhadap NATO setelah Sekretaris Jenderal Mark Rutte mengakui bahwa aliansi tersebut mendukung Amerika Serikat dalam operasi militer melawan Teheran.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyebut pernyataan Rutte sebagai pengakuan atas keterlibatan aktif NATO dalam perang agresi yang melanggar hukum.

in1

>>> Deltarune Update 0.0.0241 Perbaiki Bug Chapter 5 dan Permudah Boss Terakhir

"Ini merupakan pengakuan yang jelas dan memberatkan mengenai keterlibatan aktif NATO dalam perang agresi yang melanggar hukum terhadap sebuah negara anggota PBB yang berdaulat," tulis Baqaei di media sosial X.

Baqaei menuduh NATO melakukan pelanggaran terang-terangan terhadap norma fundamental hukum internasional dan prinsip-prinsip Piagam PBB.

Pengakuan Rutte soal Dukungan NATO

Kemarahan Iran dipicu pernyataan Rutte kepada Fox News bahwa ratusan pesawat militer AS lepas landas dari pangkalan di Italia untuk mendukung Operasi Epic Fury.

"Negara demi negara, sekutu demi sekutu, telah menyediakan pangkalan mereka untuk mendukung Operasi Epic Fury," kata Rutte.

>>> Status Triliuner Elon Musk Cuma 12 Hari Imbas Saham SpaceX Anjlok 31%

Ia juga menyebut bahwa Romania mengurangi penerbangan komersial karena bandaranya digunakan untuk mendukung operasi pesawat tanker selama konflik.

Pernyataan Rutte muncul sebagai respons atas kritik Presiden Donald Trump yang mengeluh NATO dan anggotanya tidak membantu AS dalam memerangi Iran.

Namun, Italia justru mengambil jarak dari pernyataan Rutte. Kementerian Pertahanan Italia menyebut komentar tersebut memberikan gambaran yang menyesatkan.

>>> Nintendo Download Hadirkan Star Fox, DELTARUNE Chapter 5, dan Devil May Cry 5

Menurut kementerian, Italia hanya mengizinkan penerbangan AS yang bersifat teknis dan logistik selama Operasi Epic Fury berdasarkan perjanjian yang telah berlaku.