Hasil autopsi sementara terhadap mayat perempuan yang ditemukan di area parkir Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, menunjukkan sejumlah tanda kekerasan.

Korban diketahui bernama RYS (50), seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

in1

>>> Ekonomi Venezuela Diprediksi Rugi Rp1.795 T Imbas Gempa Dahsyat

Ketua Tim Humas Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini, mengungkapkan temuan dalam pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.

"Terkait pemeriksaan luar terhadap korban ditemukan luka robek pada cuping telinga kiri akibat kekerasan benda tumpul," kata Ni Made, Kamis (25/6).

Luka di cuping telinga kiri menjadi salah satu temuan penting, namun Ni Made menegaskan pihaknya hanya dapat menyampaikan fakta medis tanpa bisa menyimpulkan penyebab luka.

Selain luka fisik, tim dokter forensik juga mendapati sejumlah kelainan yang biasanya ditemukan pada kasus kematian akibat kekurangan oksigen.

"Ditemukan pelebaran pembuluh darah pada kedua selaput lendir kelopak mata. Ditemukan kebiruan pada selaput lendir bibir atas maupun bawah.

Kelainan ini lazim ditemukan pada mati lemas atau karena asfiksia," ucapnya.

Pemeriksaan bagian dalam tubuh turut memperkuat dugaan tersebut.

Pada lidah, epiglotis, dan saluran napas atas tampak perubahan warna yang signifikan, begitu pula pada organ pencernaan korban.

"Pada pemeriksaan dalam pada lidah, epiglotis, dan saluran napas atas tampak berwarna merah kehitaman. Kemudian pada dinding lambung berwarna merah kehitaman.

Ditemukan tanda-tanda pembusukan pada seluruh organ tubuh," katanya.

>>> 2 ABK Asal Indonesia Hilang di Perairan Busan Akibat Tabrakan Kapal

Pihak rumah sakit juga telah mengambil sampel untuk pemeriksaan toksikologi guna mengetahui kemungkinan adanya zat-zat tertentu dalam tubuh korban.