Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 158,05 poin atau naik 2,69 persen ke level 6.041 pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis siang (25/6).

Berdasarkan data RTI Business, IHSG sempat dibuka melemah ke 5.873 dan melanjutkan pelemahan hingga ke titik terendah di 5.864, sebelum menguat ke level tertinggi di 6.056.

in1

>>> Tiyo Eks Ketua BEM UGM Batal Lapor Polisi soal Dua Alat Pelacak di Mobil

Sebanyak 535 saham menguat, 139 melemah, dan 134 stagnan.

Hingga penutupan sesi I, volume transaksi mencapai 13,71 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp7,96 triliun dari 1,03 juta kali transaksi.

Kapitalisasi pasar tercatat Rp10.618 triliun.

Proyeksi Analis

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini, meski peluang penguatan jangka pendek tetap terbuka.

>>> Ronaldo dan Messi Punya Rekor Sama soal Jeda Waktu Gol di Piala Dunia

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi terkoreksi ke area 5.723-5.847, namun selanjutnya masih memiliki peluang menguat ke kisaran 6.548-6.782," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.784, 5.594 dan resistance 6.286, 6.459 hari ini.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berada dalam tekanan setelah melanjutkan pelemahan pada perdagangan sebelumnya.

"IHSG berpotensi rebound selama mampu bertahan di atas 5.722. Namun jika level tersebut ditembus, pelemahan berisiko berlanjut menuju 5.472," ujar Ivan.

>>> 3 Bank Iran Lumpuh Akibat Serangan Siber Israel, ATM dan M-Banking Mati

Dia memprediksi IHSG bergerak di level support 5.847, 5.722, 5.472, dan 5.314 serta resistance 6.121, 6.294, 6.545, 6.835, dan 7.207 hari ini.