Luhut Ungkap Penyebab Orang Miskin Bertambah Meski Ekonomi Tumbuh 5%
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap penyebab jumlah orang miskin bertambah meskipun ekonomi Indonesia tumbuh rata-rata 5 persen per tahun.
Menurut Luhut, kenaikan harga barang menjadi salah satu faktor utama. Ia mengklaim DEN telah melakukan perhitungan terkait fenomena ini.
>>> Warga Venezuela: Gempa Hari Ini Lebih Mengerikan dari Gempa 1967
"Itu terjadi bisa mungkin karena kenaikan harga. Kita ada datanya, saya nggak ingat.
Dewan Ekonomi sudah menghitung mengenai itu," kata Luhut di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (24/6).
Meski demikian, Luhut menegaskan pertumbuhan ekonomi akan tetap terjadi. Pemerintah perlu memastikan berbagai program berjalan lebih efisien.
"Kalau ekonomi itu akan tumbuh, bagus. Kita kan harus perhatikan efisiensi.
Efisiensi juga tadi target semua yang kita kerjakan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan Indonesia tidak memiliki banyak waktu untuk memanfaatkan bonus demografi. Periode bonus demografi diperkirakan akan berakhir dalam 10 tahun ke depan.
"Kita juga harus betul-betul menyadari semua bersama bahwa bonus demografi itu akan habis 10 tahun dari sekarang.
Kalau kita tidak bekerja dengan baik, maka 2045 itu nanti sulit tercapai," imbuhnya.
>>> Presiden Venezuela Perintahkan Dokter Siaga Usai Gempa M7,5
Luhut yakin target Indonesia Emas 2045 masih dapat dicapai jika pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat bekerja secara kompak.
Pemanfaatan teknologi dalam sistem pemerintahan dinilai dapat membantu meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi korupsi.
"Kalau kita semua kompak, itu saya kira nggak ada masalah. Apalagi dengan government technology ini, akan pasti mengurangi korupsi, dan teknologi ini dibuat oleh anak-anak Indonesia," ujarnya.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyoroti anomali kondisi ekonomi Indonesia. Ia heran data pertumbuhan ekonomi tujuh tahun terakhir yang tak sejalan dengan temuan di lapangan.
Prabowo mengatakan dalam tujuh tahun belakangan, ekonomi RI disebut tumbuh sekitar 5 persen tiap tahun, sehingga akumulasi pertumbuhan mencapai 35 persen.
"Logikanya selama 7 tahun Indonesia tambah kaya 30 persen, 35 persen," ujar Prabowo di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6).
Namun, Prabowo menyebut temuan di lapangan justru berkata lain. Alih-alih rakyat miskin berkurang, angkanya justru bertambah di tengah ekonomi yang disebut terus bertumbuh.
"Negara tambah kaya, rakyat miskin tambah. Ini kan sesuatu yang aneh, yang anomali.
>>> Detik-detik Gempa M 7,2 Guncang Caracas Terekam Kamera
Yang kelas menengah yang sudah tadinya lepas dari kemiskinan turun," ucapnya.
Update Terbaru
Link Nonton Avatar: Fire and Ash Full Movie Sub Indo dan Sinopsisnya
Kamis / 25-06-2026, 12:49 WIB
Jadwal Penyaluran Bansos PKH Tahap 2 2026 dan Cara Cek Status Pencairan Online
Kamis / 25-06-2026, 12:49 WIB
Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa, Kaget Lihat Medsos
Kamis / 25-06-2026, 12:49 WIB
IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar
Kamis / 25-06-2026, 12:49 WIB
Rockstar Pamer Detail Baru GTA 6, dari Outfit Rebel sampai Mobil Sport
Kamis / 25-06-2026, 12:49 WIB
Link Nonton Film Balas Budi (2026) Angkat Isu Love Scamming, Simak Sinopsis dan Pemeran
Kamis / 25-06-2026, 12:45 WIB
Cek Bantuan Pangan Non Tunai 2026, Begini Cara Mengetahui Status Penerima BPNT Secara Online
Kamis / 25-06-2026, 12:45 WIB
Cek Desil Kemensos 2026: Ketahui Kategori Kesejahteraan Keluarga via DTSEN
Kamis / 25-06-2026, 12:45 WIB
Gubernur Pramono: Pemimpin Harus Mau Mendengar Aspirasi Rakyat
Kamis / 25-06-2026, 12:42 WIB
Program Magang Nasional Batch 4 Dibuka Juli 2026, Target 150 Ribu Peserta
Kamis / 25-06-2026, 12:40 WIB
AHY: Indonesia Tak Perlu Malu Bekerja Sama dengan Negara Lain untuk Perkuat Pertahanan
Kamis / 25-06-2026, 12:40 WIB
Menag Tetapkan 10 Muharam sebagai Hari Lebaran Anak Yatim dan Difabel
Kamis / 25-06-2026, 12:40 WIB
Meksiko Hajar Republik Ceko 3-0 dan Lolos Sempurna ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 25-06-2026, 12:39 WIB
Cara Cepat Tarik Saldo Bansos Juni 2026 Sebelum Batas Waktu 5 Hari Berakhir
Kamis / 25-06-2026, 12:36 WIB






