Setiap HP Android memiliki batas waktu dukungan pembaruan yang dikenal sebagai end of life. Banyak pengguna tidak menyadari kapan ponsel mereka akan berhenti mendapatkan pembaruan.

Sebagai contoh, Samsung Galaxy S26 dan Google Pixel mendapat dukungan pembaruan Android dan keamanan selama tujuh tahun.

in1

>>> Jenni 'JWoww' Farley Kejutkan Keluarga dengan Pernikahan Mendadak

Sementara itu, beberapa perangkat Galaxy seri A yang lebih lama hanya menerima sekitar empat tahun dukungan.

HP tertentu dari Xiaomi dan Motorola bahkan hanya mendapat pembaruan selama tiga tahun.

Setelah melewati batas tersebut, perangkat tidak otomatis mati, tetapi akan semakin rentan terhadap peretasan dan malware.

Dua Kategori Pembaruan

Pembaruan di HP Android umumnya terbagi dalam dua kategori.

Pertama, pembaruan versi Android utama yang dirilis setiap tahun oleh Google untuk memperkenalkan fitur baru dan perubahan sistem operasi.

Kedua, pembaruan keamanan yang dirilis sepanjang tahun untuk memperbaiki celah keamanan dan melindungi perangkat dari ancaman. Tanpa pembaruan ini, HP menjadi semakin rentan dari waktu ke waktu.

Cara Cek Sisa Umur HP Android

Banyak produsen seperti Samsung dan Google telah memperpanjang jangka waktu dukungan, tetapi perangkat lama mungkin tidak mendapat tingkat dukungan yang sama.

>>> Big Tigger Dilarang Dekati Istri dan Anak Usai Ditangkap

Berikut cara mudah untuk memeriksa sisa umur HP Android.

Pertama, buka menu Pengaturan atau Settings untuk mengetahui model HP. Kemudian, kunjungi situs endoflife.

date.

Pilih Device, lalu cari merek HP milikmu. Periksa tanggal berakhirnya dukungan Android Updates dan Security Updates.

Situs ini menggunakan peringatan warna kuning dan merah untuk menandai perangkat yang mendekati atau sudah mencapai akhir masa dukungan.

Risiko Pakai HP Kedaluwarsa

Ketika HP mencapai akhir masa pakai, perangkat masih bisa digunakan untuk menelpon dan mengirim pesan. Namun, ponsel tidak akan lagi menerima fitur baru atau peningkatan keamanan.

Menggunakan HP yang sudah tidak mendapat dukungan sangat berisiko, terutama untuk aktivitas seperti perbankan online, belanja, mengakses email, atau menyimpan kata sandi.

>>> 11 Tim Negara Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Celah keamanan yang tidak ditambal dapat dimanfaatkan oleh malware.