Efek pengganda ekonominya juga besar. Pembangunan pusat data dan industri pendukung akan membutuhkan konstruksi, kelistrikan, pendinginan, serat optik, keamanan, dan logistik.

Di sekitarnya dapat tumbuh perusahaan nasional, kontraktor lokal, penyedia teknologi, dan layanan digital lainnya.

in1

Jika dirancang dengan benar, BBK tidak hanya menciptakan lapangan kerja biasa, tetapi juga lapangan kerja dengan keterampilan lebih tinggi dan produktivitas lebih besar.

Di sinilah negara harus hadir sebagai arsitek ekonomi. Pemerintah tidak cukup hanya memberikan insentif dan menunggu investor datang.

BBK membutuhkan peta jalan yang jelas sebagai koridor ekonomi digital dan energi bersih, mencakup kepastian perizinan, pasokan listrik, infrastruktur air, konektivitas pelabuhan, jaringan fiber, keamanan data, dan integrasi energi bersih.

Strategi BBK harus memastikan nilai tambah tinggal di Indonesia.

Jangan sampai lahan, listrik, dan tenaga kerja berasal dari Indonesia, tetapi bagian terbesar nilai ekonomi mengalir ke luar negeri.

Perlu ada agenda transfer pengetahuan, pengembangan vendor lokal, keterlibatan BUMN dan swasta nasional, serta pembangunan rantai pasok domestik.

Indonesia harus menjadi pelaku, bukan hanya lokasi.

BBK juga dapat menjadi model baru hubungan ekonomi Indonesia dan Singapura. Singapura memiliki modal dan jaringan global, Indonesia memiliki ruang tumbuh dan tenaga kerja.

Jika kedua keunggulan dipadukan secara adil, BBK dapat menjadi contoh kerja sama ekonomi kawasan yang lebih matang, bukan hubungan pusat dan pinggiran.

Pada akhirnya, masa depan BBK ditentukan oleh cara Indonesia memandang kawasan ini. Jika hanya sebagai tempat murah, manfaatnya terbatas.

Namun jika sebagai strategi ekonomi nasional, BBK dapat menjadi mesin baru pertumbuhan.

Di tengah persaingan kawasan yang ketat, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar dan penyedia ruang. Indonesia harus menjadi pusat produksi, layanan digital, energi bersih, dan nilai tambah.

>>> Iran Tegas Tak Akan Nego Soal Rudal Balistik demi Pertahanan Negara

BBK memberi peluang untuk memulai langkah itu dari halaman depan Asia Tenggara. Dengan strategi tepat, kawasan ini dapat membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan transisi energi dapat saling memperkuat.