Alasan Sarwendah Pilih Mengadu ke KPAI Lebih Dulu soal Anak Sebelum Ruben Onsu
Persoalan terkait anak yang menyeret nama Sarwendah dan Ruben Onsu memasuki babak baru. Di tengah munculnya kabar Ruben mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), pihak Sarwendah mengungkap bahwa langkah serupa sebenarnya sudah dilakukan lebih dahulu.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Wu, menjelaskan bahwa kliennya telah mengajukan permohonan audiensi sekaligus menyampaikan pengaduan kepada KPAI beberapa hari sebelumnya.
Menurut Chris, surat permohonan audiensi dikirim pada 21 Juni 2026. Sehari setelahnya, Sarwendah melalui tim kuasa hukumnya juga telah mendatangi KPAI untuk menyampaikan laporan secara resmi.
"Sebenarnya kami telah mengirimkan surat ke KPAI tertanggal 21 Juni 2026 dengan agenda meminta audiensi. Lalu kami juga telah melakukan pengaduan di KPAI pada tanggal 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB," kata Chris.
>>> BenQ MA320UG Monitor 32 Inci 4K 120Hz Resmi Diluncurkan di India
Pengaduan Dilakukan Tanpa Publikasi
Chris menuturkan, langkah tersebut sengaja dilakukan tanpa pemberitahuan kepada media. Pihak Sarwendah memilih jalur yang lebih tertutup karena masih berharap persoalan yang menyangkut anak dapat diselesaikan tanpa menjadi konsumsi publik.
"Pengaduan yang kami lakukan ke KPAI kami lakukan tanpa mengundang wartawan karena kami masih berharap agar permasalahan anak ini bisa diselesaikan secara tertutup yang kami lakukan dengan tujuan demi kepentingan anak," ujarnya.
Pendekatan itu disebut sebagai upaya menjaga kenyamanan dan kepentingan anak di tengah situasi yang sedang berlangsung antara kedua orang tua.
Bantah Tuduhan Persulit Pertemuan Anak dan Ayah
Dalam kesempatan yang sama, Chris juga menepis anggapan bahwa Sarwendah menghalangi Ruben Onsu untuk bertemu anak-anak mereka.
Ia menegaskan tidak pernah ada niat dari pihak Sarwendah untuk membatasi hubungan anak dengan ayah kandungnya. Menurutnya, persoalan yang muncul selama ini lebih berkaitan dengan komunikasi yang belum berjalan selaras.
"Terkait isu mempersulit RO ketemu anak, saya bantah keras. Bahwa tidak pernah klien kami mempersulit RO ketemu anak, yang terjadi adalah komunikasi belum pas saja antara ibu dan bapaknya," tegas Chris.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi respons atas berbagai spekulasi yang berkembang terkait hubungan Ruben Onsu dengan anak-anaknya di tengah polemik yang kini turut melibatkan KPAI.
Update Terbaru
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
Selasa / 23-06-2026, 19:38 WIB
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 untuk 500 Anak sebagai Wujud Komitmen ESG
Selasa / 23-06-2026, 19:38 WIB
Porsche Luncurkan Strategy 2035, Fokus pada Profit Bukan Volume
Selasa / 23-06-2026, 19:35 WIB
Toyota Akui RAV4 Pickup Menarik, Tapi Belum Berkomitmen
Selasa / 23-06-2026, 19:35 WIB
Ekonomi Digital Indonesia Tembus 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Ajak Kolaborasi Nasional
Selasa / 23-06-2026, 19:33 WIB
Pendapatan Samsung dari Chip HBM4 Tembus Rp16 Triliun
Selasa / 23-06-2026, 19:33 WIB
Apple Tingkatkan RCS Messaging antara iPhone dan Android dengan iOS 27
Selasa / 23-06-2026, 19:33 WIB
Retina Buatan Ini Bisa Pulihkan Penglihatan dan Deteksi Cahaya Inframerah
Selasa / 23-06-2026, 19:29 WIB
Ilmuwan Akhirnya Jelaskan Mengapa Kucing Mendengkur, Bukan Sekadar Bahagia
Selasa / 23-06-2026, 19:28 WIB
Gen Z Paling Berani Minta Naik Gaji, Gen X Cenderung Menerima Nasib
Selasa / 23-06-2026, 19:28 WIB
Pesan Ayah Ojak ke Kevin Gusnadi: Titip Jaga Ayu dan Bilqis
Selasa / 23-06-2026, 19:28 WIB
5 Alternatif iPhone 17 Pro dengan Nilai Lebih di Harga Sama
Selasa / 23-06-2026, 19:28 WIB
Jelang Peluncuran, B50 Diklaim Bahlil Lebih Unggul dari Biosolar
Selasa / 23-06-2026, 19:28 WIB
Operator Siap Hapus Kuota Hangus, Ganti dengan Akumulasi Kuota
Selasa / 23-06-2026, 19:28 WIB






