Reds Punch, penggemar New York Knicks yang menjadi viral karena aksi twerking di tengah keributan, akhirnya buka suara.

Dalam wawancara dengan TMZ, ia menceritakan detail kejadian memalukan tersebut.

in1

>>> Prancis vs Irak Dilanjutkan Usai Tertunda 2 Jam Lebih Akibat Badai Petir

Peristiwa itu terjadi setelah Final NBA, saat keributan pecah di antara para penggemar.

Reds mengaku lawannya saat itu memanggilnya dengan sebutan rasis seperti "biggest, fattest black a** bitch" dan "gorilla" di depan banyak orang.

Reds mengatakan ia sudah muak setelah ditarik dari tiang lampu dan celana serta pakaian dalamnya hampir robek.

>>> Detik-detik BMW Diduga Tabrak Lari hingga Diamuk Massa di Jakbar

Saat itulah ia memutuskan untuk melawan dan berkata, "Aku akan menemuimu di lantai!"

Keduanya pun terlibat baku hantam. Menurut Reds, sebagian besar penonton justru bersorak untuknya karena ia sebelumnya terlihat ceria di atas tiang lampu.

Meski menjadi korban, Reds memutuskan tidak melapor ke polisi. Alasannya, Knicks akhirnya menjadi juara setelah 53 tahun menunggu.

>>> Hasil Piala Dunia: Prancis Gilas Irak 3-0, Diwarnai Badai Petir 2 Jam

"Tiang lampu dan pakaian dalam bisa diganti, tapi gelar juara Knicks butuh 53 tahun," ujarnya.