Roy Keane melontarkan kritik terhadap pujian yang diterima Thomas Tuchel setelah pidato setengah waktunya dalam kemenangan Inggris atas Kroasia.

Legenda Manchester United itu menilai reaksi terhadap Tuchel terlalu berlebihan. Menurutnya, apa yang dilakukan Tuchel adalah tugas seorang manajer.

in1

>>> Cara Daftar SPMB Jabar 2026 Online, Lengkap Alur dan Jadwal

Inggris sempat imbang 2-2 saat turun minum melawan Kroasia. Namun, setelah pidato Tuchel, mereka tampil agresif dan menang 4-2.

Jude Bellingham mencetak gol cepat di babak kedua, dan Marcus Rashford menutup kemenangan pada menit ke-85.

Kapten Inggris Harry Kane memuji pidato Tuchel. Ia mengatakan sang manajer meminta mereka bermain tanpa rasa takut.

Declan Rice juga mengaku terkesan. Ia menyebut kata-kata Tuchel menenangkan tim dan membuat mereka tampil lepas.

Namun, Keane tidak setuju dengan pujian berlebihan tersebut. "Apa yang seharusnya dia lakukan?

>>> Kemenkeu Pastikan Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Itu tugasnya, bukan?" ujar Keane di ITV.

Ia menambahkan bahwa tugas manajer adalah memberi informasi dan pemain menjalankannya di lapangan. Itu yang dilakukan manajer top mana pun.

Keane juga mengatakan setiap situasi berbeda. Terkadang pemain mengira akan dimarahi, tetapi manajer justru bersikap lembut, atau sebaliknya.

Tuchel sendiri menjelaskan isi pidatonya. Ia mengatakan kepada pemain untuk tidak terlalu fokus pada hasil dan bermain sesuai cara mereka.

>>> iQOO Z11i Resmi Meluncur di China, Baterai 6.500 mAh Jadi Andalan

"Saya bilang, meski kami kalah, itu tidak akan mengubah persepsi saya selama 17 hari terakhir. Tapi mari lakukan dengan cara kita," kata Tuchel.