Para kreator serial animasi Dragon Striker mengungkapkan bahwa identitas acara tersebut berakar kuat pada nostalgia, dengan inspirasi besar dari era blok acara Jetix.

Dalam wawancara dengan Nexus Point News, Sylvain Dos Santos dan Charles Lefebvre menjelaskan bagaimana blok acara yang kini sudah tidak beroperasi itu membentuk arah kreatif serial mereka.

in1

>>> Zenless Zone Zero Versi 3.1 Bocorkan Atribut Baru dan Kisah Void Hunter

"Jetix adalah bagian dari DNA," kata Lefebvre, merujuk pada pengaruh abadi dari tayangan aksi bergaya anime yang pernah mengudara di saluran tersebut.

Bagi banyak penggemar, Jetix merupakan pintu masuk ke dunia anime, dan semangat itulah yang ingin dihadirkan para kreator ke dalam Dragon Striker.

Pengaruh Anime sebagai Fondasi Nostalgia

Koneksi dengan Jetix bukan sekadar nostalgia permukaan.

Menurut Dos Santos, tim secara aktif mengambil gaya dan struktur dari serial anime yang menjadi ciri khas era tersebut.

"Kami banyak menonton Jetix, jadi ada hubungan dengan karya yang kami buat," ujarnya.

Lefebvre menambahkan perspektif pribadi, menjelaskan bagaimana pengalaman menonton di masa kecil membentuk pendekatan kreatifnya.

"Jetix adalah rumah kecil bagi saya," katanya, merujuk pada acara seperti Cardcaptor Sakura dan Medabots yang memperkenalkannya pada cerita bergaya anime.

Pengaruh ini tercermin dalam aksi cepat, penceritaan berseri, dan penekanan pada alur karakter di Dragon Striker.

Hal ini juga menjelaskan mengapa serial tersebut terasa seperti kelanjutan dari tayangan yang dulu identik dengan Jetix dan kemudian Disney XD.

Lebih dari Sekadar Cerita Olahraga

Meskipun Dragon Striker berpusat pada olahraga fiksi bernama Gorotama, para kreator menegaskan bahwa serial ini bukanlah tayangan olahraga tradisional.