Saham Netflix (NFLX) diproyeksikan mengalami pemulihan signifikan pada 2026, dengan target harga menembus $100 pada September tahun tersebut.

Proyeksi ini berdasarkan analisis 24/7 Wall St. yang menunjukkan kontras antara kinerja saham yang lesu dan fundamental bisnis yang membaik.

in1

>>> Komposisi Tim Velina Terbaik di Zenless Zone Zero untuk Damage Anomali Maksimal

Kinerja Saham dan Fundamental

Saat ini saham Netflix diperdagangkan di sekitar $77, mendekati level terendah 52 minggu, dengan penurunan tahun berjalan hampir 18% dan kerugian 12 bulan sekitar 37%.

Meski demikian, analis meyakini titik terburuk telah diperhitungkan. Netflix diproyeksikan melampaui level psikologis $100 pada 18 September 2026, dengan rekomendasi beli dan tingkat kepercayaan 90%.

Laporan keuangan Netflix menunjukkan optimisme. Perusahaan mencatat pendapatan $12,25 miliar pada Q1 2026, naik 16,2% year-over-year.

Netflix juga memperkuat posisi keuangan dengan biaya terminasi $2,8 miliar dari kesepakatan dengan Warner Bros. , mendorong proyeksi arus kas bebas 2026 menjadi $12,5 miliar.

Manajemen menegaskan target margin operasional 31,5%, menandakan keyakinan pada profitabilitas jangka panjang.

Pendapatan Iklan sebagai Katalis

Pendorong utama optimisme adalah bisnis iklan Netflix yang tumbuh pesat. Pendapatan iklan diproyeksikan mencapai $3 miliar pada 2026, dua kali lipat year-over-year.

Jumlah pengiklan meningkat 70% menjadi lebih dari 4.000, dan paket beriklan mendorong lebih dari 60% pendaftaran baru di pasar yang tersedia.

>>> Star Detective Precure! The Movie: Judul, Plot, dan Visual Utama Resmi Dirilis

Dengan basis pelanggan global melebihi 325 juta, diversifikasi pendapatan ini menjadi kunci pertumbuhan masa depan.

Strategi konten dan acara langsung juga menambah momentum. Netflix terus berinvestasi pada proyek-proyek besar, termasuk pertandingan tinju Tyson Fury vs Anthony Joshua yang diantisipasi.