Kapten timnas Belanda, Virgil van Dijk, membela rekan setimnya Frenkie de Jong yang mendapat kritik setelah kemenangan telak 5-1 atas Swedia di Piala Dunia 2026.

Van Dijk menilai kontribusi gelandang Barcelona itu kerap tidak dihargai sepadan dengan perannya di lapangan.

in1

>>> Timnas Belanda Hajar Swedia 5-1 di Piala Dunia 2026

Belanda tampil dominan dalam laga yang digelar di Houston, Texas, Amerika Serikat.

Gol-gol dari Brian Brobbey, Cody Gakpo, dan Crysencio Summerville memastikan kemenangan meyakinkan Oranje sekaligus membuka peluang besar ke babak selanjutnya.

Meski menang besar, sorotan justru mengarah pada performa De Jong yang kembali diperdebatkan.

Van Dijk menegaskan bahwa peran sang gelandang sangat penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim.

“Saya pikir kita tidak boleh melupakan Frenkie.

Dia sudah melakukan segalanya untuk bisa bermain hari ini, dan itu tidak mudah baginya,” ujar Van Dijk dikutip dari Voetbalzone.

Van Dijk bahkan menyebut De Jong sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini.

>>> Berry Putra dan Feeling Susanti Juarai GFNY Belitung 2026, Raih Tiket ke New York

“Menurut saya, Frenkie adalah salah satu gelandang terbaik di dunia. Dia menunjukkannya setiap pekan, dan hari ini dia juga sangat penting,” tegasnya.

Van Dijk juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim setelah melewati pekan yang penuh tekanan.

“Kami memulai laga dengan sangat baik. Memang tetap sulit karena mereka punya dua striker berbahaya, tapi kami bisa mengatasinya,” kata bek Liverpool tersebut.

Sementara itu, Frenkie de Jong sendiri turut merespons kritik yang diarahkan kepadanya.

De Jong menyebut sebagian kritik datang dari pihak yang tidak sepenuhnya memahami permainan sepak bola.

“Saya merasa banyak orang sebenarnya tidak mengerti sepak bola. Mereka menonton, tapi tidak benar-benar melihat,” ujar De Jong.

Kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Belanda.

>>> Polisi di Stockton California Gunakan Drone sebagai Responden Pertama, Warga Protes

Namun Van Dijk mengingatkan timnya masih memiliki sejumlah hal yang perlu diperbaiki untuk menghadapi Tunisia di partai penutup grup F Piala Dunia 2026.