Perjalanan ini merupakan bagian dari komitmen kami di Liga TopSkor yang telah berdiri sejak 2011," ujarnya.

Ia menambahkan banyak alumni LTS yang memulai proses seperti adik-adik yang bermain saat ini. "Mereka tumbuh, berkembang, dan akhirnya mampu mencapai level profesional," katanya.

in1

Seri nasional akan mempertemukan seluruh pemenang dari setiap regional. Klub-klub terbaik akan bersaing memperebutkan trofi juara nasional pada setiap level usia.

Yusuf menjelaskan putaran nasional akan mempertandingkan kategori U-10, U-12, U-14, dan U-16.

>>> Julian Nagelsmann Kenakan Jam Mewah Rp68 Juta saat Jerman Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026

"Kami sengaja menggelarnya pada kelompok usia genap agar tidak berbenturan dengan kompetisi Suratin yang mempertandingkan U-13, U-15, dan U-17," ucapnya.

Putaran nasional akan berlangsung di Bogor.

Kategori U-14 dan U-16 digelar pada 27 Juli hingga 2 Agustus, sedangkan U-10 dan U-12 pada 5 hingga 9 Agustus.

Kategori U-10 dan U-12 sengaja dimainkan belakangan karena pada pertengahan Juli ada turnamen Piala Presiden untuk kelompok usia tersebut.

"Kami tidak ingin berbenturan dan justru ingin menjadi bagian dari sistem kompetisi yang dibangun federasi," jelas Yusuf.

Lahirkan Talenta Muda

Kompetisi LTS secara konsisten melahirkan talenta muda yang mendapat panggilan Timnas Indonesia kelompok usia. Ajang ini menjadi rujukan utama bagi pemandu bakat.

Beberapa pemain Timnas Indonesia seperti Muhammad Alfharezzi Buffon, Dafa Al Gasemi, dan Al Gazani Dwi Sugandi turut hadir.

Mereka sebelumnya pernah dibina melalui kompetisi LTS.

Buffon menilai LTS sangat bagus sebagai wadah bagi pemain muda berkembang. "Kualitas Liga TopSkor sangat baik dalam pembinaan pemain usia muda.

Ini sangat baik untuk jenjang karier mereka ke depan," katanya.

Al Gazani mengaku senang melihat kegiatan seperti ini. "Pemain muda membutuhkan banyak pengalaman bertanding.

Di Liga TopSkor mereka bermain hampir setiap minggu, itu sangat baik untuk perkembangan," ucapnya.

>>> Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading

Dafa menambahkan kompetisi ini sangat membantu perkembangan pemain muda Indonesia. "Saya sendiri bisa bermain di tim nasional salah satunya karena pernah berproses di Liga TopSkor," ujarnya.