>>> Kasus Ebola di RD Kongo Capai 956, 247 Orang Meninggal

Forum ini juga menjadi wadah bagi para pemimpin dunia, investor, dan pelaku usaha untuk membahas peluang kerja sama ekonomi dan investasi lintas kawasan.

in1

Menurut Roro Esti, kunjungan kerjanya ke Uzbekistan dimanfaatkan untuk mendorong tindak lanjut berbagai agenda kerja sama ekonomi yang telah disepakati kedua negara.

Indonesia dan Uzbekistan terus menjajaki percepatan perundingan Indonesia-Uzbekistan Free Trade Agreement (IU-FTA).

Perjanjian ini menjadi instrumen penting untuk meningkatkan akses pasar, mengurangi hambatan perdagangan, serta menciptakan peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha kedua negara.

Roro Esti menambahkan, hubungan ekonomi Indonesia dan Uzbekistan menunjukkan tren positif dan masih memiliki ruang yang sangat besar untuk ditingkatkan.

Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret guna memperluas diversifikasi produk perdagangan, meningkatkan kerja sama investasi, serta mempererat konektivitas bisnis antara pelaku usaha kedua negara.

Selama di Tashkent, Wamendag Roro juga melakukan serangkaian pertemuan dengan pejabat pemerintah, mitra usaha, dan pemangku kepentingan terkait.

Pertemuan ini bertujuan mengidentifikasi berbagai peluang kerja sama yang dapat mendukung peningkatan perdagangan dan investasi Indonesia di Asia Tengah.

TIIF 2026 berlangsung pada 16-19 Juni 2026 dan diikuti ribuan peserta dari berbagai negara.

Peserta terdiri dari pejabat pemerintah, investor global, lembaga keuangan internasional, serta pelaku usaha dari berbagai sektor strategis.

>>> Hyundai Andalkan Monocoque Chassis untuk Dongkrak Stabilitas Santa Fe

Forum ini menjadi salah satu platform utama bagi Uzbekistan dalam memperkuat posisinya sebagai pusat investasi dan perdagangan di Asia Tengah.