Tim nasional Amerika Serikat berhasil mengalahkan Australia dengan skor 2-0 pada pertandingan kedua Grup A Piala Dunia 2026.

Laga yang digelar di Seattle Stadium pada Sabtu, 20 Juni 2026 dini hari WIB itu menjadi ajang pembuktian strategi pelatih Mauricio Pochettino.

in1

>>> Belitung Gelar GFNY 2026 untuk Dorong Sport Tourism Internasional

Pochettino melakukan penyesuaian taktik dengan memasang duet Ricardo Pepi dan Folarin Balogun di lini depan.

Keputusan itu diambil setelah penyerang andalan Christian Pulisic harus absen akibat cedera betis.

Strategi ofensif tersebut berjalan efektif sejak awal laga. Pertahanan Australia terus tertekan hingga akhirnya bek Cameron Burgess melakukan gol bunuh diri.

Keunggulan Amerika Serikat kemudian dipastikan oleh gol kedua dari Alex Freeman.

Pochettino memuji performa timnya yang dinilainya percaya diri dan mampu menjalankan berbagai rencana permainan.

>>> Susunan Pemain Belanda vs Swedia Piala Dunia 21 Juni 2026 Resmi Rilis

"Yang saya lihat adalah sebuah tim yang benar-benar percaya pada apa yang mereka lakukan dengan berbagai rencana dan pendekatan yang berbeda," kata Pochettino.

Mantan pelatih PSG itu menambahkan bahwa fleksibilitas dan kemampuan adaptasi pemain menjadi modal krusial sepanjang turnamen.

Pochettino juga memberikan pujian khusus kepada Ricardo Pepi yang sempat melewati masa sulit, termasuk gagal masuk skuad Piala Dunia 2022 dan cedera patah lengan.

"Sekarang bekerja bersama kami, saya pikir dia semakin hari semakin baik. Dia bisa bermain dengan striker lain, dia bisa bermain sendirian," ungkap Pochettino.

Meski Pepi dan Balogun tidak mencetak gol langsung, kontribusi taktis mereka dalam menjaga intensitas serangan dinilai sangat krusial.

>>> Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang, Langgar 3 Ranah Hukum

"Hari ini, dia dan Flo (Folarin Balogun), mereka menampilkan pertunjukan yang luar biasa untuk tim. Kami sangat senang dengan keduanya," tutup Pochettino.