Masa Kecil hingga Pendidikan

Pontjo Sutowo lahir di Palembang pada 17 Agustus 1950. Ia merupakan anak keempat dari tujuh bersaudara pasangan Ibnu Sutowo dan Zaleha binti Sjafeie.

Masa kecilnya banyak dihabiskan di Palembang sebelum keluarganya pindah ke Jakarta pada 1956 mengikuti penugasan sang ayah di lingkungan Staf Umum Angkatan Darat.

in1

Setelah menempuh pendidikan dasar di Santo Xaverius Palembang, Pontjo melanjutkan sekolah di Perguruan Cikini hingga tingkat SMA. Pada masa itu ia sempat menjadi adik kelas Megawati Soekarnoputri.

Pendidikan menengahnya kemudian diteruskan di SMA Katolik Pangudi Luhur. Selepas lulus, ia memilih menempuh pendidikan teknik dengan masuk Institut Teknologi Bandung pada 1969.

Karena alasan kesehatan, studinya di ITB tidak selesai. Ia lalu melanjutkan pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Trisakti.

Merintis Bisnis Sejak Usia Muda

Bakat usaha Pontjo mulai terlihat saat masih berusia sekitar 20 tahun. Sebelum memiliki perusahaan sendiri, ia sempat menjual motor tempel kapal impor merek Mercury di kawasan Pintu Air, Jakarta Pusat.

Bersama sang adik, Adiguna Sutowo, ia kemudian mendirikan PT Adiguna Shipyard. Pada tahap awal, perusahaan itu memproduksi kapal tongkang berukuran kecil.

Seiring bertambahnya pengalaman dan kapasitas produksi, galangan kapal tersebut mulai mengerjakan kapal berukuran lebih besar. Pada 1972, PT Adiguna Shipyard berhasil memproduksi kapal tanker berbobot 3.500 deadweight ton (DWT).

Dalam perkembangannya, perusahaan itu memperoleh berbagai pesanan, termasuk dari Pertamina.

Dari Galangan Kapal ke Industri Perhotelan

Setelah mengembangkan usaha di sektor maritim, Pontjo memperluas aktivitas bisnisnya ke bidang properti dan perhotelan.

Keterlibatannya di Hotel Hilton, yang kemudian berganti nama menjadi Hotel Sultan Jakarta, semakin besar ketika hotel tersebut menghadapi persoalan operasional pada 1982.