Kekalahan 1-0 dari Paraguay di San Francisco Stadium memastikan Turki tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Gol cepat Matías Galarza pada menit awal menjadi penentu meski Turki tampil dominan secara statistik.

in1

>>> Nama Model Hilang 11 Tahun Muncul di Dokumen Kasus Jeffrey Epstein

Berikut lima fakta menarik versi Opta setelah Turki tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Gol Tercepat Sejak 2018

Gol Matías Galarza yang tercipta pada menit 01:04 menjadi gol tercepat di Piala Dunia FIFA sejak 2018.

Saat itu, pemain Denmark Zanka mencetak gol setelah hanya 55 detik saat melawan Kroasia.

Akurasi Sempurna Bardakci

Abdülkerim Bardakci, 31 tahun, menyelesaikan seluruh 98 operannya saat melawan Paraguay.

Ia menjadi pemain dengan jumlah operan terbanyak dengan akurasi 100 persen dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 1966.

>>> Terapi Sel untuk Parkinson: Terobosan Baru yang Mengubah Hidup Pasien

62 Tembakan Tanpa Gol

Arda Güler dan kawan-kawan melepaskan 62 tembakan tanpa satu pun gol dalam dua pertandingan Piala Dunia mereka.

Ini menjadi jumlah tembakan terbanyak dalam rentang dua pertandingan tanpa mencetak gol sejak data statistik direkam pada 1966.

Dominasi Sia-Sia

Turki mencatat penguasaan bola 78,6 persen saat menghadapi Paraguay. Angka tersebut menjadi tertinggi keenam dalam sejarah pertandingan Piala Dunia sejak pencatatan statistik dimulai pada 1966.

Statistik Ironis

Dalam dua pertandingan, Turki mencatatkan 62 tembakan, 13 tepat sasaran, 101 sentuhan di kotak penalti lawan, rata-rata penguasaan bola 75 persen, dan expected goals (xG) 3,46.

>>> Ketahanan Pangan dan Jalan Pulang Warga Binaan Nusakambangan

Namun, tidak ada satu pun gol yang tercipta.