PT Indomobil eMotor Internasional melaporkan lonjakan penjualan motor listrik setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

CEO PT Indomobil eMotor Internasional Pius Wirawan mengatakan penjualan meningkat sekitar tiga hingga empat kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.

in1

>>> Jakarta Duduki Peringkat ke-53 Kota Terbaik Dunia 2026

"Apalagi setelah kemarin ada kenaikan harga BBM, itu kita lihat penjualan kita naik sekitar 3-4 kali lipat," kata Pius ditemui usai peluncuran motor listrik Tyranno X di Jakarta Fair, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu.

Peningkatan penjualan juga diikuti dengan meningkatnya aktivitas tukar tambah kendaraan konvensional ke motor listrik.

Pius mengungkapkan bahwa showroom motor bekas mulai kebanjiran pasokan karena banyak konsumen menukarkan motor bensin mereka.

"Bahkan kita sedang mengantisipasi informasi dari teman-teman showroom motor bekas, bahwa sekarang motor-motor bekas ini agak banjir di showroom karena banyak sekali yang coba untuk tukar tambah ke motor listrik," imbuhnya.

Menurut Pius, kenaikan harga BBM mendorong masyarakat mempertimbangkan biaya operasional kendaraan jangka panjang. Motor listrik menjadi alternatif untuk menekan pengeluaran harian.

>>> Panasonic Luncurkan AC Premium Inverter HU CKJ Series di PRJ 2026

Ia menilai kesadaran masyarakat terhadap manfaat motor listrik masih akan terus berkembang.

Semakin banyak orang memahami motor listrik sebagai solusi mobilitas yang efisien, tren perpindahan dari kendaraan bensin berpotensi meningkat.

"Karena masyarakat belum banyak yang aware mengenai motor listrik. Karena begitu semuanya sudah aware motor listrik ini solusi.

Jadi semua motor bensin tuh kebanyakan akan ditukar tambah dan permintaannya untuk motor listrik, motor bensin akan berkurang," ujarnya.

>>> Chris Richards Optimistis AS Mampu Juara Piala Dunia 2026

Pius menambahkan perusahaan terus memantau perkembangan pasar kendaraan listrik nasional yang masih memiliki ruang pertumbuhan besar dalam beberapa tahun ke depan.