Setelah kejadian itu, trofi tidak pernah ditemukan kembali dan diduga kuat telah dilebur karena nilai emasnya yang tinggi.

Aturan Baru FIFA

Peristiwa tersebut menjadi alasan FIFA memperketat aturan kepemilikan trofi Piala Dunia modern agar tidak lagi bisa dimiliki secara permanen oleh negara juara.

in1

FIFA menegaskan bahwa trofi hanya boleh diangkat saat perayaan sebelum kembali disimpan, sementara negara pemenang hanya memperoleh replika resmi.

Trofi Piala Dunia modern terbuat dari emas 18 karat dengan desain dua manusia yang mengangkat dunia sebagai simbol persatuan sepak bola global.

>>> Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Pasien

Dengan aturan ini, Piala Dunia tetap menjadi simbol dunia yang dimiliki bersama, bukan milik satu negara saja.