Oleh karena itu, perusahaan menawarkan layanan yang memungkinkan organisasi mengakses berbagai model AI melalui satu antarmuka pemrograman aplikasi (API), sementara proses komputasi dijalankan pada infrastruktur dalam negeri sehingga perusahaan memiliki kontrol lebih besar terhadap lokasi dan pengelolaan data.

Fachri menilai Indonesia perlu memperkuat kemampuan penerapan AI di lingkungan industri agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu membangun dan mengoperasikan sistem AI untuk mendukung kebutuhan bisnis dan industri nasional.

in1

"Indonesia tidak boleh hanya menjadi konsumen AI.

Kita perlu mulai membangun kemampuan untuk menerapkan AI di lingkungan nyata, mulai dari infrastruktur, penerapan, hingga pemanfaatan yang langsung membantu bisnis dan industri," ucapnya.

Untuk mendukung implementasi AI dalam skala produksi, IONext. ai menyediakan infrastruktur GPU kelas enterprise yang dapat digunakan untuk membangun, melatih, menguji, dan menjalankan model AI.

Sebagai bagian dari pengenalan platform, IONext.

ai baru-baru ini menggelar kegiatan "AI Production at Scale Indonesia 2026" di Jakarta yang mempertemukan pelaku industri, pengembang teknologi, serta perusahaan dari berbagai sektor untuk membahas penerapan AI dalam lingkungan produksi.

Dalam kegiatan tersebut, IONext. ai juga memperkenalkan dua platform pendukung, yakni IONA dan Orbit.

>>> Menekraf Dorong Kekayaan Intelektual Jadi Motor Ekonomi Kreatif

IONA dirancang untuk membantu perusahaan menyiapkan dan menjalankan sistem AI mereka, sementara Orbit menjadi ruang kerja terpadu untuk membantu tim merapikan data, melatih model, hingga meluncurkan sistem AI.