"Struktur ini dirancang untuk memberikan UMKM, startup, dan merek yang berkembang jalur praktis menuju PR tanpa biaya awal besar," jelas Jeremy.

Country Lead Alpha Story Indonesia, Leighton Cosseboom, menambahkan bahwa hambatan utama UMKM lokal bukan pada kualitas produk, melainkan minimnya eksposur digital.

in1

"Masalah yang dihadapi banyak UMKM Indonesia bukanlah kurangnya produk yang baik, pendiri bisnis yang kuat, atau nilai yang berarti bagi pelanggan," kata Leighton.

Menurutnya, para pelaku usaha tersebut hanya belum cukup terlihat dan membutuhkan kepercayaan serta pemahaman yang lebih luas dari pasar.

"Alpha Story Indonesia dibangun untuk membantu menutup kesenjangan visibilitas tersebut," lanjutnya.

Berbeda dengan agensi tradisional yang memisahkan fungsi PR dan analisis data, Alpha Story mengintegrasikan seluruh instrumen tersebut ke dalam satu sistem operasi digital.

"Indonesia tidak kekurangan pelaku usaha yang ingin berkembang.

>>> Ruben Dias Bela Cristiano Ronaldo Usai Portugal Ditahan Imbang

Kami ingin memberikan akses kepada lebih banyak pelaku usaha terhadap alat, jalur media, dan panduan strategis yang mereka butuhkan," tutup Leighton.